Lewat Daring, Gadis Bandung Dijual Puluhan Juta di Surabaya

2044
Petugas ketika melakukan penggrebekan

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) –
Salah satu kamar hotel di Surabaya digrebek oleh unit Jatanras Polrestabes Surabaya karena diduga ada aktifitas prostitusi online Daring (Dalam jaringan) terselubung.

Di lokasi itu polisi mengamankan tujuh perempuan yang diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK) dan tujuh orang pelaku yang diduga sebagai mucikari.

Ketujuh orang pelaku yang diduga sebagai mucikari itu diantaranya bernama, Edwin Mariyanto,Selvia, Dadan, Muyassar, Akmal, Diah Nur Aini, Azis Hariyanto, mereka asal Bandung dan Edi Wiyono asal Trenggalek Jatim.

Pengungkapan kasus ini berawal dari anggota yang mendapat informasi tentang dugaan praktek prostitusi online. Setelah melakukan penyelidikan anggota melakukan penggerebekan didalam kamar hotel.

Loading...
Baca Juga  Spesialis Pencuri Dompet Dalam Mobil Dibekuk, Pelaku Dua Orang Pria

Modus para pelaku ini menawarkan atau menjual para korban melalui MICHAT berbagai status (Icha, Cindy ) kemudian pelanggan atau pembeli membalas Michat tersebut.

Setelah menanyakan harga serta tawar menawar, apabila sudah sepakat, pelaku mengirimkan foto dan memberikan tarif dari Rp. 5 Juta sampai Rp. 10 Juta rupiah.

“Kerika digrebek, didapati beberapa korban sedang melakukan praktek prostitusi dan ada yang masih “dijual” oleh para pelaku mucikari,” sebut Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya Iptu Agung Kurnia Putra, Kamis (14/5/2020).

Dari hasil Penjualan korban, pelaku mendapatkan hasil Rp. 1 Juta sampai Rp. 2 Juta dan hasilnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari selama wabah Pandemi.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 2 UU RI No. 21 tahun 2007 dan atau Pasal 296 KUHP dan atau Pasal 506 KUHP. (*)

Baca Juga  RAP Pembangunan Jembatan, Berikut Penjelasan Dana Dusun Jubellor

Reporter : Eko

Loading...
Artikulli paraprakPrihatin Pasien Corona Meningkat, Adies Kadir Kembali Bantu APD di RS dan Puskesmas
Artikulli tjetër4 Ribu Paket Sembako Disebar 80 Desa di Bangkalan

Tinggalkan Balasan