Latsitarda Nusantara ke-39 Resmi Ditutup

25

SURABAYA (Kabarjawatimur.com), – Sebanyak 991 orang peserta yang terdiri dari 263 Taruna Akademi Militer, 11 taruna Akademi Angkatan Laut, 100 Taruna Akademi Angkatan Udara, 306 Taruna Akademi Kepolisian, 100 Praja IPD dan 100 Mahasiswa mengikuti acara penutupan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) yang ke-39

Acara penutupan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri, Komjen Pol Arief Sulistiyanto di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Komjen Pol Arief Sulistiyanto mengatakan bahwa dirinya sangat bangga kepada para peserta Latsitardanus, ia mengucapkan selamat kepada peserta selama menjalankan seluruh rangkaian program latihan intergasi di empat Kabupaten di Jawa Timur.

“Kalian, dinilai telah mampu menyelesaikan kegiatan latihan dengan baik di tengah-tengah kehidupan sosial bermasyarakat, baik dalam bentuk kegiatan fisik maupun non fisik yang telah disusun oleh para pengasuh dan para pelatih,” katanya pada Senin (15/4/2019)

Baca Juga  PT BSI Jadikan Event IFRC Dukung Pariwisata Banyuwangi

Dengan demikian, kata Kalemdiklat Polri, para Taruna akan semakin siap dalam menjalankan tugas pengabdian yang nyata, baik kepada bangsa dan negara.

Loading...

Latihan integarasi para mahasiswa ini pada dasarnya adalah implementasi dari Tri Dharma perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat

Hal itu, menurutnya sangat tepat dalam suasana era demokratisasi yang telah bergabung di seluruh wilayah Republik Indonesia, dan diterapkan di dalam kehidupan sosial politik di Indonesia.

“Fenomena ini, ditandai dengan semakin menguatnya peran lembaga Legislatif, media, civil society, semakin tingginya tuntutan individu dalam kebebasan dan penghormatan terhadap hak asasi manusia, serta semakin tingginya tuntutan supremasi hukum yang merupakan hal mendasar dalam kerangka sistem demokrasi kedaulatan negara,” tegasnya

Baca Juga  Main Kirim Pupuk Subsidi 8 Ton ke Pulau Madura Dicokok Polisi

Dengan demikian, ia berharap jika nantinya seluruh personel TNI-Polri serta ASN senantiasa meningkatkan profesionalisme guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Maka dari itu, lanjutnya, Akademi TNI, Akpol, IPD dan Perguruan Tinggi sebagai lembaga pendidikan, memiliki peran yang sangat penting dalam menanamkan jiwa dan semangat profesionalisme bangsa di masa mendatang.

“Melalui kurikulum dan sistem pendidikan yang diselenggarakan pada masing-masing lembaga pendidikan, diharapkan mampu mencetak pemimpin bangsa yang unggul dan kompetitif,” pungkasnya

Reporter: Rochman
Editor: Rizky

Loading...
Artikulli paraprakKreasi Sasa Cooking Class Ajak Masyarakat Masak Layaknya Chef Profesional
Artikulli tjetërBertetangga Nekat jadi Kurir, ini Upah yang Diterima dari Bandar

Tinggalkan Balasan