Dua pelaku pembuat laporan palsu diamankan polisi

SURABAYA (kabarjawatimur.com)- Hanya karena pengurusan klaim Asuransi, dua pemuda memberikan keterangan palsu saat melapor ke Polsek Rungkut Surabaya. Alhasil dua pemuda yakni Agus Susanto (22) warga Sambirejo ,Bojonegoro yang tinggal di Jalan Raya A Yani Gedangan Sidoarjo dan Arif Rahman (20) warga Jalan Gunung Anyar Lor Rungkut Surabaya harus berurusan dengan Unit Reskrim Polsek setempat.

Modus yang dilakukan keduanya yakni melapor ke pihak Kepolisian seolah-olah mereka telah menjadi korban dari pelaku perampasan sepeda motor. Maksud dari para pelaku tersebut adalah diperuntukan untuk mendapatkan ganti dari asuransi sepeda motor salah satu pelaku.

Tersangka yang datang ke Polsek Rungkut melapor menjadi korban perampasan dengan menerangkan jika saat berboncengan mengendarai sepeda motor Suzuki Satria nopol W-4121-QH, saat keduanya melintas di Jalan Rungkut Kidul dengan mengendarai sepeda motor dari Utara ke Selatan tahu keduanya diberhentikan 3 orang pelaku berboncengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion yang tidak mereka kenal.

Baca Juga  Nganggur Baru Bebas, Kembali ke Penjara Ajak Teman
Loading...

Kompol Dwi Heri Sukiswanto, Kapolsek Rungkut Surabaya mengatakan, kepada petugas piket tersangka juga mengaku tidak mengetahui identitas dari nomor Polisi kendaraan pelaku tersebut. Keduanya juga mengatakan satu dari pelaku menodongkan pistol ke tersangka, hingga tersangka ketakutan dan melepas sepeda motor yang dibawanya.

Lanjut keduanya masih kata Dwi Heri, semua pelaku melarikan diri ke arah selatan . Namun dari hasil Pengecekan di lokasi kejadian dan keterangan yang didapat tidak ada penjelasan kebenaran terjadinya rampasan sebagaimana yang dimaksud oleh kedua tersangka.

“Saat petugas berusaha terus menggali pengakuan dari tersangka mengaku, jika sepeda motor Yang dilaporkan dirampas tiga orang pelaku tersebut tidak benar sedangkan yang benar adalah tersangka ini terlebih dahulu ditipu pelaku melalui gendam pada hari Sabtu tanggal 10 September 2016 sekitar jam 09.00 WIB di Raya Rungkut Kidul”,jelas Dwi Heri kepada kabarjawatimur.com,Selasa (20/09/2016).

Baca Juga  Ungkap Kasus Narkoba di Banyuwangi Naik

Keduanya juga mengatakan, jika karena penipuan sepeda motor yang hilang tidak mendapat ganti dari asuransi sehingga tersangka merubah laporan menjadi perampasan agar mendapat ganti rugi. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kedua tersangka terancam pasal 242 KUHP, selanjutnya dilakukan penyidikan lebih lanjut dan ditahan.

Penulis : Ekoyono, Editor : Budi, Publisher : Gunawan

Loading...
Berita sebelumyaEmpat Komplotan Perampas Motor Didor
Berita berikutnyaMelawan Akan Ditangkap, Dua Maling Didor

Tinggalkan Balasan