Adies Kadir
Adies Kadir, Wakil Ketua Komisi III DPR RI.

Jakarta (Kabarjawatimur.com)
Kebakaran yang menimpa Lapas Kelas 1 Tangerang dini hari tadi hingga mengakibatkan banyak korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR Adies Kadir meminta semua pihak untuk tidak mencari kambing hitam atas kejadian ini.

“Saya turut berduka atas meninggalnya 41 orang di dalam lapas tersebut. Atas kejadian ini, pemerintah harus benar-benar memberi atensi,” ujar politisi Partai Golkar dikonfirmasi, Rabu (8/9/2021).

Sekretaris Fraksi Golkar DPR RI ini, berharap ada solusi untuk kebaikan bersama. “Ini kan musibah yang susah diprediksi dan bukan kesengajaan. Jadi kita tidak usah mencari kambing hitam. Tapi kita mencari solusi agar ke depan tidak terjadi lagi hal-hal demikian,” tegas wakil rakyat asal Dapil Jatim I Surabaya-Sidoarjo ini menegaskan.

Baca Juga  Miliki Kerja Sambian, CS Hotel Dibekuk Polisi
Loading...

Menurutnya, sudah waktunya pemerintah untuk memperhatikan kondisi bangunan lapas maupun rutan yang sudah sangat tua dan dihuni narapidana yang mana tempat tersebut sudah tak mampu lagi menampung.

“Sudah waktunya pemerintah (menkumham) memperhatikan infrastruktur bangunan-bangunan gedung Lapas dan Rutan. Karena bangunan-bangunan tua rawan konsleting dan runtuh bangunannya. Makanya perlu peremajaan,” sahut Ketua Umum Ormas MKGR Ini.

Untuk itu, persoalan yang selalu muncul terkait over kapasitas di Lapas dan Rutan agar segera dicarikan jalan keluar, dan tidak selalu dijadikan alasan setiap kali ada pembahasan.

“Sekali lagi over kapasitas yang merupakan  masalah klasik di lapas dan rutan, harus segera di carikan penyelesaiannya. Salah satunya dengan merevisi UU Pas, yang skarang nyantol di pemerintah,” tandas Wakil Ketua DPP Partai Golkar Bidang Hukum ini. (*)

Baca Juga  Antisipasi Musim Hujan, Pemkab Bangkalan Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Alam

Editor: Rizky Rahim

Loading...
Berita sebelumyaJelang HUT ke-76 TNl AL, Vaksinator AAL Sasar Vaksinasi Nelayan Morokrembangan
Berita berikutnyaTurun ke Level 2, Pemkot Surabaya Minta Warga Tetap Patuhi Prokes

Tinggalkan Balasan