Lapas Surabaya Sosialisasikan Permenkumham Soal Remisi Koruptor kepada Warga Binaan

311
Lapas Surabaya Sosialisasikan Permenkumham Soal Remisi Koruptor kepada Warga Binaan
Lapas Surabaya Sosialisasikan Permenkumham Soal Remisi Koruptor kepada Warga Binaan

SIDOARJO (Kabarjawatimur.com) – Agar menjadi satu persepsi dan tidak menjadi kesalahpahaman antar warga binaan, Ka. KPLP Gatot Harisaputro bersama Kasi Registrasi, Kasi Bimkemas, dan staf melakulan sosialisasi di blok hunian terkait permenkumham Nomor 7 Tahun 2022.

Permenkumham ini terkait tentang syarat dan tata cara pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti bersyarat.

Kegiatan dilaksanakan selepas apel serah terima jaga siang yang bertempat di blok hunian langsung dan dimulai dari blok Hunian A sampai dengan Blok Hunian G, dengan menyampikan point-point penting pada perubahan yang dimuat dalam Permenkumham Nomor 7 Tahun 2022.

“PP 99 tidak dicabut hanya mengalami perubahan di beberap pasal, meskipun Justice Collabolator tidak dipersyaratkan syarat utama agar warga binaan dapat diusulkan remisi atau integrasi adalah berkelakuan baik dengan mengikuti kegiatan pembinaan dan menaati tata tertib Lapas” ujar Gatot dalam arahannya, pada Sabtu siang (05/02/2022).

Loading...
Baca Juga  Sebanyak 22 Partai di Jember, Hari Ini Sosialisasi Tahapan Pemilu dari KPU RI

“Karena untuk menilai perilaku warga binaan sekarang menggunakan aplikasi Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana (SPPN,)” terang Gatot.

Dalam kesempatan ini Kasi Bimkemas, Bambang Sugiantk dihadapan seluruh warga binaan mengingatkan, bahwa semua pelayanan mulai dari pengusulan dan pemberian hak-hak warga binaan di Lapas tidak dipungut biaya sepeserpun.

“Alias Gratis” tegas Bambang.

“Jika ada yang masih bingung atau kurang jelas silahkan temui petugas yang membidanginya atau datang langsung ke ruangan,” sambung Thoha selaku Kasi Registrasi.

Kegiatan ini juga sebagai wujud bentuk  kepedulian petugas serta menjalin keakraban dengan warga binaan, tak hanya itu Ka. KPLP juga menghimbau pentingnya menjaga prokes, mengingat virus covid-19 varian omicron sudah masuk ke Jawa Timur.

Baca Juga  Kenapa Tebu di Kebun PTPN XII Kalikempit Tidak Dimuat ?

“Semoga dengan adanya sosialisasi ini kalian dapat lebih mengetahui apa saja yang menjadi hak-hak kalian” tutup Gatot. (HUM)

Loading...
Artikulli paraprakPermasalahan di Jombang Laporkan ke Polres, ini Layanan Onlinenya
Artikulli tjetërPerkembangan Judi Online Dari Masa ke Masa

Tinggalkan Balasan