Lapas Pamekasan Digeledah Petugas Gabungan dan BNNP Jatim

50

PAMEKASAN, (Kabarjawatimur.com)–Bentuk transparansi, sinergi dan akuntabilitas, instansi yang dipimpin Zaeroji ini melakukan penggeledahan bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim. Pada, Senin (6/6) malam di kamar hunian Lapas Pamekasan.

Kegiatan yang dimulai jelang tengah malam itu dipimpin langsung Kadiv Pemasyarakatan Teguh Wibowo. Dia didampingi Kepala BNNP Jatim Brigjenpol M Aris Purnomo. Tidak itu saja, sebanyak 75 petugas gabiungan dari jajaran BNNP dan UPT jajaran Kanwil Kemenkumham Jatim juga diturunkan dalam penggeledahan.

Kegiatan dimulai dengan briefing anggota di depan halaman Lapas Narkotika Pamekasan yang letaknya hanya selemparan batu dari Lapas IIA Pamekasan. Anggota dibagi rata untuk menggeledah masing masing kamar.

Dalam sambutannya, Teguh menekankan kepada seluruh petugas untuk melakukan penggeledahan secara teliti dan tidak membeda-bedakan. Seluruh kamar hunian warga binaan harus digeledah. “Lakukan dengan humanis, jangan arogan,” pesan Kadivpas.

Baca Juga  Sediakan Layanan Esek Esek, Symphoni Digrebek Polda

Pria asal Jakarta itu menegaskan bahwa upaya pihaknya menggandeng BNNP Jatim adalah untuk bersama-sama memberantas peredaran gelap narkotika. Khususnya yang berpotensi dimasukkan ke dalam lapas/ rutan se-Jatim. “Sinergitas kami dengan BNNP sebagai pihak yang berwenang jadi bukti komitmen kami dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika,” tegasnya.

Loading...

Setelah melakukan penggeledahan sekitar dua jam, petugas menggelar hasil yang didapat dalam giat malam. Ada beberapa benda benda tajam seperti pisau kecil, beberapa kabel, serta alat elektronik milik warga binaan Lapas Pamekasan. “Barang bukti tersebut seluruhnya akan dimusnahkan, tidak ada toleransi,” terangnya.

Sementara itu, Aris menerangkan bahwa sebagai sesama aparat penegak hukum, pihaknya sangat mengapresiasi langkah ini. Menurutnya, ini menjadi program positif karena semakin banyak stakeholder yang berkomitmen melakukan pemberantasan peredaran gelap narkotika. Momen peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) menjadi media yang baik untuk memperkuat komitmen tersebut. “Tindak tegas oknum yang masih bersangkutan dengan narkotika,” tegas Aris.

Baca Juga  Penyampaian Jawaban Eksekutif Bupati Terhadap Pandangan Umum Fraksi DPRD Lamongan

Tidak hanya razia, petugas juga menggelar urine test untuk mengetahu ada tidaknya kandungan narkotika di dalam tubuh. Masing-masing 20 petugas dan warga binaan dari Lapas Pamekasan dan Lapas Narkotika Pamekasan dipilih secara acak. “Kegiatan seperti ini sangat positif, ke depan akan dilakukan juga di lapas/ rutan lain di Jatim,” urai Aris.(*)

Reporter: Eko

 

Loading...
Artikulli paraprakTeman Kost Ngoceh, Pria Surabaya Dibekuk Polisi
Artikulli tjetërPenyampaian Jawaban Eksekutif Bupati Terhadap Pandangan Umum Fraksi DPRD Lamongan

Tinggalkan Balasan