Lapak Ikan Hias Dibobol Maling, Arwana dan Lohan Puluhan Juta Raib

652
Lapak ikan hias yang dibobol kawanan pencuri.

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Sebuah lapak penjual ikan hias dan perlengkapan akuarium di rest area Jubung, Jember dibobol kawanan pencuri. Akibatnya ikan arwana jenis Super red dan Lohan berharga jutaan rupiah raib.

Diduga peristiwa pencurian ini diduga terjadi pada hari Sabtu dini hari (12/9/2020) di lapak milik Abdul Hayi (40). “Kira-kira jam 3-4 an, warung kopi belakang persis itu tutup jam 1 an mas,” kata Nurahmadi kakak korban saat dikonfirmasi.

Menurut Nurahmadi, pelaku bisa masuk ke dalam lapak atau stand milik adiknya itu setelah pelaku yang diduga lebih dari 1 orang ini menjebol dinding anyaman bambu (gedek).

“Pelaku njebol ini (gedek) mas, terus menguras air aquarium yang ada di rak. Setelah itu aquariumnya didorong, makanya pelaku lebih dari 1 orang soalnya harus nguras air aquarium dulu,” jelasnya.

Baca Juga  Masa Pandemi, Pengusaha Ikan Hias Koi di Banyuwangi Ini Omsetnya Malah Naik 25 Persen

Pelaku menurut Nurahmadi yang juga menjual ikan hias yang lapaknya bersebelahan menduga pelaku adalah orang yang mengerti dengan seluk beluk ikan hias.

“Pelakunya tahu ikan hias mas. Soalnya yang diambil ikan yang harganya mahal, dua arwana jenis super red dan louhan,” jelasnya

Peristiwa ini diketahui awalnya saat korban Nurhayi berniat membuka lapaknya Sabtu pagi. Namun saat dibuka kondisi toko atau lapaknya telah berantakan.

Loading...

”Bapak saya tadi telpon pas mau buka kaget lihat toko berantakan. Saya soalnya jaga malam mas, bapak jaga paginya,” kata Restama anak korban.

Peristiwa pencurian di kawasan rest area yang dikelola pemerintah Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi ini sering terjadi. Beberapa hari sebelumnya sebuah warung makan berjarak beberapa meter dari lokasi lapak aquarium juga dibobol maling.

”Kira-kira empat hari lalu, warung belakang lapak juga dibobol. Pokoknya sering kebobolan disini,” kata Nurahmadi.

Baca Juga  Dorong Pertumbuhan Destinasi Desa Wisata, DPRD Gresik Siapkan Regulasi Baru

“Dulu disini (rest area) ada penjaganya, sekarang gak ada penjaganya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jubung Bhisma Perdana mengatakan agar tidak terjadi lagi, dilokasi akan dipasang CCTV.

”Keamanan dilokasi tanggung jawab bersama tapi nanti akan kita rembug dengan para pedagang yang ada disana agar urunan memasang kamera CCTV agar peristiwa ini tidak terjadi lagi,” kata Bhisma.

“Kasus ini sudah ditangani oleh polisi tadi kita langsung laporan ke Polsek Sukorambi dan sekarang pemilik lapak sedang dimintai keterangan,” katanya.

Akibat peristiwa ini korban mengalami total kerugian hingga Rp 16 juta, terdiri dari 2 ikan Arwana super red dan seekor ikan Louhan serta perlengkapan aquarium yang dibawa kabur kawanan pelaku. (*)

Reporter: Rio

Loading...

Tinggalkan Balasan