Lagi-Lagi Polisi Grebek Kos, Satu Pria Diamakan dalam Kamar

Pelaku dan barang bukti yang diamankan Polisi

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) – Polisi Narkotika unit Khusus Polrestabes Surabaya menggrebek salah satu kamar kost di Dusun Kesamben Wetan, Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik.

Begitu mendapatkan informasi warga, salah satu kamar digrebek pada, Sabtu 9 Januari 2020 sekira pukul 03.00 WIB, karena didalamnya diduga ada pelaku tindak pidana Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu.

Satu pria dibekuk saat itu juga berikut barang bukti miliknya. Pelaku yang diamankan tersebut bernama, Irawan alias Cilik (43) warga Jalan Pakis Gunung 2-E Surabaya.

Pria yang bekerja penjaga warung kopi ini diduga melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjadi perantara dalam jual beli Narkotika sabu.

“Pada saat digrebek, Anggota kita juga menemukan timbangan elektrik diduga miliknya yang biasa digunakan menimbang sabu dalam paket hemat,” sebut AKBP Memo Ardian, Kasat Resnakoba Polrestabes Surabaya, Rabu (13/1/2021).

Loading...

Lanjut Memo, setelah informasi didapat anggota lalu ditindaklanjuti hingga diketahui pria asal Pakis Surabaya yang kos di wilayah Gresik tersebut menjadi penjual sabu.

Bukan hanya timbangan elektrik saja, pada saat penggrebekan ditemukan barang bukti narkotika yang lumayan banyak. Ada 5 bungkus plastik berisikan Kristal warna putih yang diduga narkotika jenis sabu juga ditemukan.

Lima paket hemat itu berat masing masing 1,12 gram, 1,13 gram, 1,12 gram, 0,6 gram, 0,47 gram. Semua berikut pembungkusnya dan 2 unit HP.

Dalam keteranganya, pelaku mengakui semua temuan polisi itu adalah miliknya dan saat ini kasus tersebut masih dalam pengembangan petugas Kepolisian.

Setelah dinyatakan bersalah, pelakunya langsung ditahan karena diduga melanggar Pasal 114 Ayat (1) Subs Pasal 112 Ayat (1) UU. RI. No. 35 Tahun 2009, tentang Narkotika.

“Anggota saat ini masih terus melakukan pengembangan kasus guna cari dan temukan pelaku lain yang terkait. Pelakunya sendiri sudah dilakukan Penahanan di Rutan Polrestabes Surabaya,” tutup AKBP Memo.

Reporter : Eko

Loading...

Tinggalkan Balasan