Kurir Sabu Kaki Tangan Bandar Lapas Dibekuk

39
Tersangka kurir sabu jaringan lapas diapit dua polisi dari Polrestabes Surabaya

SURABAYA (kabarjawatimur.com) Ahmad Fauzan (26) warga Jl.Pandugo Surabaya setelah sempat menjadi narapidana rutan Medaeng selama kurang lebih 7 bulan masa tahanan karena kasus penganiayaan, bukannya tobat. Bapak satu anak ini malah menjadi pengedar sabu-sabu (SS).

Kejadian tersebut berawal ketika Fauzan berkenalan dengan Rio di sel tahanan Rutan Medaeng, karena merasa tegiur dengan tawaran Rio, Fauzan mau untuk mengedarkan sabu dengan imbalan 1,5 juta rupiah setiap mengedarkan sabu seberat 150 gram.

“Ambilnya diranjau, untuk tempat dan pelanggan semua diatur oleh Rio,” kata Fauzan kepada kabarjawatimur.com, Senin (07/11/2016).

Wakasat Reskoba Polrestabes Surabaya, Kompol Anton Prasetyo mengatakan penangkapan terhadap tersangka adalah berdasar informasi dari masyarakat, selanjutnya pihak Kepolisian melakukan pengintaian selama beberapa hari dan mendapati tersangka beserta barang bukti.

Loading...
Baca Juga  Pencuri di RS Unair yang Terekam CCTV Seorang Residivis

“Saat ditangkap tersangka kedapatan membawa barang bukti dua poket sabu seberat 0,74 gram, setelah petugas menggeledah di rumahnya, kembali petugas mendapatkan empat poket sabu dengan berat 68,18 gram,” jelas Anton.

Masih kata Anton, tersangka mengaku mendapatkan barang dari seorang bandar di dalam lapas dengan berat total 150 gram.
“Dirinya mendapat barang seberat 150 gram, dan barang bukti yang diamankan merupakan sisa dari penjualan barang dalam waktu kurang dari 24 jam,” imbuh Anton.

Pihak Reskoba Polrestabes Surabaya juga akan melakukan koordinasi dengan pihak Rutan Medaeng guna melakukan pengembangan lebih lanjut. Sementara itu Ahmad Fauzan harus mendekam di tahanan Polrestabes Surabaya guna mempertanggungjawabkan perbuatannya karena menjadi pengedar narkotika.

Baca Juga  Digital Marketing Sebagai Upaya Bojonegoro Tingkatkan Nilai Produk Budidaya Ikan

Penulis : Ekoyono, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakTak Puas Pelayananan Pitrad, Terapis Dipalu
Artikulli tjetërMelanggar Kode Etik, Anggota Polsek Lakarsantri Dipecat

Tinggalkan Balasan