Kulakan Pil Koplo Ditangkap Polisi

7

SURABAYA (kabarjawatimur.com) – Peredaran narkotika ataupun obat terlarang lainnya dengan cara diranjau ternyata masih marak. Terbukti Unit Reskrim Polsek Wonocolo Surabaya kembali berhasil membekuk satu tersangka pengedar pil koplo (Dobel L) dengan barang bukti ribuan pil.

Tersangkanya bernama Choirul Anam (25) warga Ds.Balong Kel.Buton Kec.Gandusari Blitar ,ditangkap petugas di Perumahan Siwalankerto Permai, sesaat setelah kulakan pil setan tersebut.

Saat ditanya oleh penyidik, Anam mengaku telah menggeluti kerja sampingannya tersebut selama 1,5 tahun lamanya. Karena pekerjaannya sebagai buruh bangunan yang butuh tenaga ektra maka dirinya memilih pil koplo sebagai dopping.

“Rencana mau dijual ke teman-teman yang biasa pakai, seribu rupiah perbiji. Juga dipakai sendiri biar tidak cepat capek saat kerja “, aku Anam kepada kabarjawatimur.com, Sabtu (26/11/2016).

Baca Juga  Umur Jembatan Klungkung Jember Bisa 100 Tahun

AKP Arif Suharto, Kanit Reskrim Polsek Wonocolo Surabaya menjelaskan, setelah mendapat informasi dari masyarakat terkait penyedia pil koplo petugas bergegas untuk menyelidiki, hingga tersangka tersebut dapat diamankan di daerah Siwalankerto Permai Surabaya pada Kamis (24/11/2016) yang lalu.

Loading...

“Pria jomblo tersebut membawa pil koplo sebanyak 2 kantong plastik dengan total 1963 butir yang dibelinya dari saudara Rizky dengan harga Rp700.000 dengan cara diranjau di daerah Stadion Delta Sidoarjo “, kata Arif.

Semula koplo tersebut, masih kata Arif, berjumlah 2000 butir, namun oleh tersangka telah dikomsumsi sendiri sebanyak 34 butir juga diberikan kepada temannya Dian sejumlah 3 butir.

Sehingga sisanya sejumlah 1963 butir yang oleh tersangka akan diedarkan dengan cara dijual lagi kepada orang lain dan rekan-rekannya di Blitar.

Baca Juga  Bupati Bojonegoro Serahkan 93 SK PPPK Guru Pada Tahap II

Barang bukti yang disita dari pelaku berupa, dua kantong plastik pil koplo double l dengan total 1963 butir dan sebuah tas ransel warna hitam.

Tersangka kini terpaksa mendekam dalam jeruji besi penjara Polsek Wonocolo Surabaya.

Penulis: Ekoyono, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Pasal yang dilanggar oleh Choirul yakni mengedarkan sediaan Farmasi yang tidak memiliki izin edar, sebagaimana dimaksud dalam pasal 197 UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan (eko)

Loading...
Artikulli paraprakASUS Notebook Keluarkan Produk Max Performan, Max Suara Dan Max Baterai
Artikulli tjetërDitipu Teman, Mobil Amblas dan Merugi Rp 50 Juta

Tinggalkan Balasan