Foto: Terdakwa saat disidangkan di Pengadilan Tipikor Surabaya.

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Terbukti melakukan korupsi berupa pemotongan dana insentif sebesar Rp 2,1 miliar, Mantan Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Gresik M Mukhtar divonis hukuman 4 tahun penjara di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (12/9/2019).

Majelis Hakim Tipikor Surabaya yang diketuai Dede Suryaman mengatakan, terdakwa dinyatakan terbukti secara sah melakukan tindak pidana korupsi yang diatur dalam pasal 12 huruf f junto pasal 18 ayat 1 huruf b UU no. 31 tahun 1999 sebagaimana dirubah dengan UU no. 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU no.31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi pasal 64 ayat 1 KUHP.

“Menjatuhkan pidana penjara selama 4 tahun dan denda 200 juta subsider 2 bulan. Dan vonis tambahan mengganti kerugian negara Rp 2,1 miliar. Jika tidak dibayar maka asetnya akan disita kemudian dilelang. Dan bila tidak sanggup membayar diganti hukuman 6 bulan,” kata Hakim Dede.

Baca Juga  DPD NasDem Gresik Beri Reward 10 Pejuang Restorasi Saat Puncak HUT
Loading...

Dalam pertimbangan hakim, perbuatan terdakwa yang dinilai memberatkan adalah sebagai penyelenggara negara, dan tidak mendukung program pemerintah serta memperkaya diri.

“Sementara yang dinilai meringankan, terdakwa mengakui perbuatannya dan merasa bersalah. Terdakwa juga menjadi tulang punggung keluarga,” ujar Dede dalam amar putusannya.

Menanggapi putusan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Gresik dan pihak terdakwa sama-sama belum menentukan sikap. Keduanya memilih untuk pikir-pikir selama waktu yang telah ditentukan.

Diketahui, terdakwa disidangkan usai terjerat OTT oleh tim Kejari Gresik. Dalam penggeledahan tersebut tim menemukan uang tunai sebesar Rp 531,6 juta. Sejumlah pejabat pun ikut dimintai keterangan karena diduga uang hasil korupsi itu dibagi-bagikan kepada pejabat. (*)

Baca Juga  Tingkatkan Tipe Rumah Sakit Daerah, Bupati Jember Anggarkan 15 M pada APBD 2022

Reporter: Azharil Farich

Loading...
Berita sebelumyaRasyid Zakaria Lampirkan Hasil Survey Saat Kembalikan Berkas ke PDIP Jember
Berita berikutnyaDiduga Hasil Hubungan Gelap, Polsek Kenjeran Tangani Kasus Temuan Orok

Tinggalkan Balasan