Koperasi Setia Bhakti Wanita Meradang, Namanya Dicatut Untuk Pinjaman Online

50

TRENGGALEK, (Kabarjawatimur.com) – Pengurus Kopwan Setia Bhakti Wanita secara mendadak menggelar Konferensi Pers di Kantornya Jl. Jemur Andayani No. 55 Surabaya, Senin (19/08/2019) lalu.

Hadir secara lengkap jajaran pengurus dan pengawas yang disaksikan wartawan dan puluhan PPL Kopwan Setia Bhakti Wanita dari berbeberapa kelompok.

Juru bicara yang merupakan Ketua Umum Koperasi Setia Bhakti Wanita, Indra Wahyuningsi, SH, MM mengatakan bahwa pihaknya sengaja mengumpulkan pengurus, pengawas dan beberapa PPL karena adanya oknum yang tidak bertanggung jawab telah menggunakan nama, atribut dan gambar kantor SBW untuk kepentingan pribadinya berupa penawaran pinjaman online.

“Intinya, oknum yang berinisial RNS itu telah memanfaatkan nama besar Kopwan Setia Bhakti Wanita untuk kepentingan pribadinya. Modusnya dengan menawarkan pinjaman online. Padahal kami tidak memiliki produk pinjaman online”, kata Indra Wahyuningsih.

Menurut Indra Wahyuningsih, pihaknya baru mengetahui kejadian itu sejak awal Agustus 2019. Beberapa anggota menemukan penawaran pinjaman secara online dengan mengatasnamakan Kopwan Setia Bhakti Wanita. Bahkan anggota kelompok 045 mengaku didatangi seseorang yang menawarkan pinjaman online. Anehnya, dia mengaku dari Kopwan Setia Bhakti Wanita.

Baca Juga  Ciptakan Pelayanan Optimal, BMW Astra Luncurkan Luxury Store

“Berawal adanya laporan dari anak salah satu anggota yang berniat bergabung menjadi anggota, kemudian dia browsing. Ternyata menenukan Kopwan Setia Bahkti Wanita menawarkan pinjaman online. Akhirnya dia bercerita kepada ibunya yang merupakan anggota kami. Singkatnya sang ibu melaporkan kepada kami bahwa ada putrinya menemukan bahwa Kopwan Setia Bhakti Wanita menawarkan pinjaman online. Atas kejadian tersebut kami langsung bereaksi dengan membuat klarifikasi bahwa kami tidak pernah mempunyai produk berupa pinjaman online”, ungkapnya

Loading...

“Sejauh ini RNS mengaku dari kelompok 045. Kami juga sudah mempelajari, kami tidak menemukan nama tersebut dalam keanggotaan kami. Pun juga tidak ada dikelompok 045. Kalaupun mereka sudah mempelajari baik dari website, atau info dari anggota atau mungkin dia pernah jadi anggota, yang pasti kami belum menemukan inisial tersebut”, tambahnya.

Upaya Melalui Jalur Hukum
Atas kejadian tersebut, disampaikan didepan wartawan, Indra Wahyuningsih memberikan waktu 1×24 jam agar inisial RNS dengan No. WA 081230214XXX segera meminta maaf. Bahkan apabila hal tersebut tidak diindahkan, maka pihaknya akan menempuh jalur hukum.

Baca Juga  Deputi MenPAN-RB Terpesona Inovasi "Langsung Pamit" Imigrasi Surabaya

“Jelas, kami sangat dirugikan atas kejadian tersebut. Meskipun hingga saat ini kami masih belum mengalami kerugian materil, tetapi secara non materil kami sangat dirugikan. Saat ini anggota kami cemas dan resah. Nama besar Kopwan Setia Bhakti Wanita dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Ini tidak bisa dibiarkan, kami akan laporkan RNS kepihak yang berwajib. Ini harus segera diakhiri biar ada efek jera”, tuturnya.

Sekedar untuk diketahui bahwa sejak berdirinya Kopwan Setia Bhakti Wanita pada tahun 1978, Kopwan Setia Bhakti Wanita awalnya hanya memiliki 35 orang anggota. Diusianya yang sudah mencapai 41 tahun, Kopwan Setia Bhakti Wanita menjelma menjadi koperasi besar dengan jumlah anggota lebih dari 13.000 orang. Sementara asetnya mencapai 279 M sehingga menjadikan Kopwan Setia Bhakti Wanita tergolong dalam 100 koperasi besar Nasional dan merupakan Koperasi Wanita terbesar secara nasional. (*)

Reporter: Fauzi
Editor: Rizky

Loading...

Tinggalkan Balasan