Konflik Kartar Soko, Camat Malah Keluarkan SK Ketua Baru

18

TUBAN(Kabarjawatimur.com), – Camat Soko Muji Slamet dinilai blunder dalam mengurai konflik dualisme kepemimpinan Karang Taruna Kecamatan Soko.

Hal ini di ungkapkan Saeun Muarif salah satu Kader Karang Taruna Kecamatan Soko. “Konflik ini sebenarnya sudah lama sejak 2015 terjadi perbedaan pandangan antara Imam Muhtarom selaku ketua dengan Budiono selaku wakil ketua. Sehingga roda organisasi tidak bisa berjalan sesuai dengan semestinya,” katanya.

Sebetulnya perbedaan pandangan itu bagus karena satu dan yang lain saling bersaing demi kemajuan karang taruna Kecamatan Soko. Namub masih kata Muarif yang disesalkan keduanya tidak ada titik temu.

Akibatnya hingga menjadikan mereka terpecah menjadi dua kubu . Terjadilah mosi tidak percaya di ajukan kubu Budi karena menganggap Imam Muhtaron  tidak bisa menjalankan roda organisasi dengan semestinya.

Baca Juga  Dorong Prestasi Kerja, Bupati Bojonegoro Lantik 52 Pejabat

“Pihak kecamatan berusaha menengahi namun tetap tidak ada titik temu. Malah menurut saya pihak dari kecamatan terkesan membenturkan dua kubu tersebut. Di situ yang saya sesalkan seharus pihak kecamatan mampu mengakomodir keduanya” ungkapnya.

Loading...

Kemudian seiring berjalannya waktu pada bulan 19 September 2016 di adakan Temu Karya Luar biasa di aula kantor kecamatan Soko , di situ di adakan pemilihan ketua yang baru dan terpilih Budiono sebagai ketua .

Kemudian Camat Soko Muji Slamet mengesahkan kepengurusan Budi dengan mengeluarkan SK Masa Bhakti 2016 – 2021 .

Yang menjadi kejanggalan, Camat Soko melakukan tindakan yang salah dengan memberikan SK kepengurusan kubu Budiono 2016 – 2021 .

Baca Juga  Sayembara Design Logo Hari Jadi Sumenep Diperpanjang

Karena sesuai dengan SK kepengurusan saudara Imam Muhtarom harusnya camat tidak bisa mengeluarkan SK yang baru di karenakan masa jabatan Imam Muhtarom masih belum selesai karena tercatat masih SK 2012 – 2017.

Kalaupun Budiono terpilih jadi ketua harusnya meneruskan kepemimpinan Imam Muhtarom sebagai Pemangku Jabatan Ketua (PJ Ketua).

Reporter: Agus Kuprit, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakPengambil Alihan Lahan Parkir Luar di Pasar Bojonegoro Berlangsung Aman
Artikulli tjetërPengunjung Wisata di Bojonegoro Didominasi Wisatawan Domestik

Tinggalkan Balasan