Komisi D Minta Pemkot Surabaya Tambah Armada Ambulan Jenasah

109
Khusnul Khotimah, Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya.
Khusnul Khotimah, Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya.

SURABAYA (kabarjawatimur.com) Pemerintah Kota Surabaya dinilai perlu menambah armada ambulan jenasah. Hal ini mengingat kondisi pelayanan antar jenazah dan pasien yang dirujuk ke rumah sakit sudah overload.

Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya Hj.Khusnul Khotimah mengatakan pelayanan ambulans jenazah adalah fokus permasalahan yang harus dicarikan solusi bersama. Sebab saat ini hampir setiap hari pihaknya mendapatkan banyak keluhan terkait penjemputan oleh ambulans jenazah Dinsos melalui Call Center 112.

“Dimana waktu tunggunya bisa sampai empat jam lebih,” kata Khusnul Khotimah.

Politisi PDI Perjuangan ini mesarankan agar Pemkot Surabaya menambah armada ambulans sebagai solusi atas lonjakan penularan covid-19 yang terus terjadi di Kota Pahlawan. Sebab kondisi pelayanan antar jenazah dan pasien yang dirujuk ke rumah sakit sudah overload membuat kewalahan petugas yang menangani Covid-19 di Surabaya.

Baca Juga  Kabupaten Lamongan Canangkan Desa Pilot Project
Loading...

Malah pada hari Senin (12/7/2021) diketahui akumulasi infeksi Covid-19 di Surabaya mencapai 26.101 orang. Sedangkan pasien aktif dalam perawatan diketahui ada 963 Orang. Untuk pemakaman jenazah dengan Prokes Covid juga menjadi sorotan. Sebab banyak warga yang isoman di rumah diketahui juga ada yang meninggal sedangkan jumlah armada ambulans Dinsos beserta tenaganya jumlahnya tidak memadai.

Pihaknya menilai keterbatasan jumlah Armada dan sopir menjadi salah satu kendala. Untuk itu performa pelayanan bisa kurang responsif. Untuk itu, Pemerintah Kota Surabaya dinilai perlu menambah jumlah armada termasuk memperbaiki mobil ambulans jenazah yang rusak.

“Pemkot Surabaya perlu menambah jumlah armada. Dan memperbaiki ambulans yang rusak agar bisa melayani warga. Dengan begitu waktu tunggu tidak lama,” pungkasnya.

Baca Juga  Hujan Deras di Kaki Gunung Argopuro, Rumah Bupati Jember Terendam Hingga Sepaha Orang Dewasa

Reporter: Boy

Editor : Rizky

Loading...
Berita sebelumyaBeras 100 Ton Digelentorkan Pemkab Jember
Berita berikutnyaPolisi Sebut Hajatan Kades Temuguruh Tak Berizin Selama PPKM Darurat

Tinggalkan Balasan