Komisi D Dorong Sosialisasikan Santunan Meninggal Pasien Covid-19

122
Pemkot Surabaya
Khusnul Khotimah, Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya.

SURABAYA (Kabarjawatimur.com) Komisi D DPRD Kota Surabaya mengharapkan mekanisme pengajuan santunan bagi keluarga pasien meninggal karena terpapar Covid-19, bisa tersosialisasikan dengan baik kepada masyarakat. Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, Khusnul Khotimah mengatakan, jika sudah tersosialisasi dengan baik, maka informasi itu tidak akan membingungkan.

“Kemensos ini memberikan santunan kematian kepada ahli waris sebesar Rp 15 juta per orang yang meninggal sebagai bentuk perhatian dan bela sungkawa dari negara,” ujar Khusnul, politisi PDI Perjuangan ini, Sabtu (5/9/2020).

Lanjut Khusnul, atas informasi itu, pihak kelurahan diharapkan bisa meneruskan ke RW dan RT, dan tokoh masyarakat berkaitan tentang pengajuan tersebut,” terang ketua komisi yang membidangi komisi kesejahteraan rakyat (Kesra) ini.

Baca Juga  Cawawali Nomor 1 Armuji Komitmen Perhatikan Kaum Minoritas
Loading...

Lanjutnya, agar persyaratan serta mekanisme pengajuan yang dibuat Pemkot Surabaya (Dinsos) sekaligus bisa menjawab pertanyaan masyarakat tentang kepastian pengajuan santunan tersebut yangg nantinya akan ditransfer oleh Kemensos.

Sebelumnya, kabar tentang santunan ini disampaikan Reni Astuti Wakil Ketua DPRD Surabaya dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Bahwa sesuai Surat Edaran (SE) Kementerian Sosial RI Nomor 427/3.2/BS.01.02/06/2020 tentang Penanganan Perlindungan Sosial Bagi Korban Meninggal Dunia Akibat Covid-19, keluarga pasien yang meninggal dunia seharusnya mendapatkan santunan sebesar Rp 15 juta. (*)

Reporter: Boy
Editor: Gita Tamarin

Loading...

Tinggalkan Balasan