Komisi C DPRD Surabaya Usulkan Inovasi Penanganan Banjir

99
Baktiono Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya
Ketua Komisi C DPRD Surabaya Baktiono

SURABAYA (Kabarjawatimur.com) Komisi C DPRD Kota Surabaya mengusulkan agar ada inovasi dalam penanganan banjir tahunan yang terjadi di Kota Surabaya. Saat ini penanganan banjir memang sudah dilakukan Pemkot Surabaya namun dinilai perlu ada inovasi terbaru untuk penangannya.

Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Baktiono menyebutkan bahwa Surabaya sudah waktunya bebas banjir di era kepemimpinan Wali Kota Eri Cahyadi. Untuk itu, Pemkot harus berinovasi dalam hal penanggulangan banjir.

“Penanggulangan banjir skala sedang telah ditangani Satgas kecamatan. Untuk penanggulangan bencana banjir berskala besar, tetap menjadi kewenangan petugas dari Dinas PUBMP Kota Surabaya,”kata Baktiono,Jumat (12/11/2021).

Dia mencontohan, untuk normalisasi sungai, bosem, dan sendimen tetap menggunakan alat-alat berat Dinas PUBMP. Sedangkan untuk mengoptimalkan seluruh pekerjaan normalisasi, Pemkot selama ini memang masih terkendala keterbatasan anggaran.

Loading...
Baca Juga  Kabupaten Bojonegoro Ikuti Event Jatim Kominfo Festival

Sedangkan mengenai pekerjaan padat karya Satgas di kecamatan, dinilai sudah sangat bagus.Kendari hal itu kerap terbentur keterbatasan anggaran. Untuk itu, harus ada sebuah terobosan baru, inovasi alat teknologi baru untuk kebersihan selokan/utilitas dengan cara modern.

“Bisa menggunakan Exhaust Drilling (penyedot bor putar). Alat ini lebih efektif dan elastis masuk ke dalam saluran menyedot endapan lumpur secara optimal tanpa merusak fisik saluran,” imbuh politisi PDI Perjuangan Kota Surabaya ini.

Pihaknya berharap agar Pemkot bisssa menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi teknik, dan  juga anak didik SMK-SMK di bidangnya.Tujuannya agar inovasi alat modern tersebut segera terealisasikan.

Baktiono pihaknya juga mengusulkan agar tunjangan kesejahteraan bagi 1.500 personel Satgas di 31 kecamatan se-Surabaya ditingkatkan. Setidaknya bisa setara Upah Minimum Kota (UMK) di Surabaya.

Baca Juga  Spesialis Pencuri Dompet Dalam Mobil Dibekuk, Pelaku Dua Orang Pria

“ Satgas kecamatan ditingkatkan menjadi upah sesuai UMK. Agar kesehatan personel Satgas terjamin dan bisa bisa bekerja optimal,” pungkas Baktiono.

Reporter: Gita

 

Loading...
Artikulli paraprak53 Rumah Pahlawan Nanggala-402 Resmi Diserahkan Kepada Ahli Waris
Artikulli tjetërRekaman Mirip Suara Kades Sumberagung Beredar, Ungkap Dua Terduga Provokator Pelanggaran HAM Program Air Bersih Pulau Merah

Tinggalkan Balasan