Komisi B Dukung Peleburan BUMD yang Tidak Efektif

110
Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Anas Karno

SURABAYA (Kabarjawatimur.com) Komisi B DPRD Surabaya mendukung rencana Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, untuk melebur BUMD yang dinilai tidak efektif. Selama ini ada beberapa badan usaha mili daerah yang kinerja dan performanya dinilai kurang memuaskan.

Beberapa point kebijakan untuk melebur BUMD itu menjadi salah satu poin dalam draf Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Building BUMD inisiatif Pemkot Surabaya. “Sejumlah BUMD milik Pemkot Surabaya kondisinya tidak sehat. Mereka tidak memberikan deviden, seperti PD Pasar Surya, PD SKU dan PD RPH,” kata Wakil Ketua Komisi B, Anas Karno, Jumat (8/7/2022).

Dikatakan, rencana Pemkot Surabaya untuk melebur BUMD yang tidak efektif ini juga sejalan dengan rencana Komisi B yang berharap agar BUMD milik Pemkot Surabaya menjadi BUMD yang sehat dan bisa berkontribusi positif terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Bukan malah sebaliknya dimana BUMD menjadi beban dari APBD.

Loading...
Baca Juga  Korban Dugaan Penyerangan di Desa Kandangan Dipanggil Aparat Ditreskrimum Polda Jatim

“Sudah seharusnya cash flow BUMD dilakukan supaya sehat. Kemudian mengenai tata kelola aset. Seperti yang terjadi di PD Pasar Surya. BUMD ini terililit utang pajak yang cukup besar,” terang Politisi PDI Perjuangan ini.

Akibat PD Pasar Surya yang terlilis utang pajak menyebabkan keuntungan yang didapat digunakan untuk membayar utang pajak. Untuk itu, solusi terkait BUMD yang kurang sehat harus segera dicarikan jalan keluarnya, salah satunya dengan perampingan BUMD.

Sedangkan mengenai tatakelola investor, perlu dipikirkan karena berkaitan dengan permodalan. Dan juga pengelolaan SDM harus sejalan untuk bersama-sama turut menjadikan BUMD Kota Surabaya kondisinya sehat.

“Kami berharapRaperda terkait building BUMD yang disampaikan Wali Kota segera terealisasi. Agar bisa dibahas bersama agar sesegera mungkin membenahi BUMD, terutama yang tidak sehat,” terangnya.

Baca Juga  Biasa Beraksi di Merr juga Kenjeran Surabaya, Dua Begal Dibekuk

Dengan perbaikan BUMD yang sehat harapannya bisa meningkatkan PAD termasuk bisa menjadi bisa penopang perekonomian warga Surabaya yang sempat terdampak akibat covid 19. (KJT)

 

Loading...
Artikulli paraprakSIG Gandeng YDBA Dukung Peningkatan Produk Dalam Negeri dan UMKM
Artikulli tjetërPemkab dan Komisi C DPRD Bojonegoro Gelar Raker Terkait Kemiskinan Ekstrem

Tinggalkan Balasan