Komisi A Minta Pengembang Apartemen Lengkapi SLF

45
imam syafi'i
SURABAYA (KABARJAWATIMUR.COM) Komisi A DPRD Kota Surabaya meminta agar pengembang apartemen melengkapi perizinan sebelum beroperasi. Mengingat ada indikasi jika pengembang apartemen sudah beroperasi namun belum melengkapi perizinan.
Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Imam Syafi’i mengatakan ada temuan Pengembang apartemen di Surabaya belum melengkapi sertifikat laik fungsi (SLF) bangunan gedung tapi sudah beroperasi.
“Ada dua pengembang apartemen yang sampai saat ini belum mengantongi SLF,” kata Imam Syafi’i, Rabu (11/5/2021).
Politisi Partai Nasdem inj menyebutkan jika  kedua pengembang itu mokong itu meski tak memiliki SLF namun sudah nekat beroperasi. Diketahui apartemen tersebut mulai dibangun setelah adanya Perwali Surabaya No 14 tahun 2018 terkait kewajiban memiliki SLF.
Untuk itu, pihaknya  mendesak Pemkot Surabaya untuk serius mengawasi apartemen-apartemen yang baru dibangun. Dan meminta agar tidak diizinkan beroperasi jika tidak mengantongi dokumen SLF.
Pihaknya mengingatkan kepada pengembang untuk tidak melakukan serah terima apartemen kepada pembeli sebelum terbit atau mendapat SLF bangunan gedung apartemennya.
“Pembeli  harus aktif. Sebelum proses serah terima unit apartemennya, cek dulu apa sudah ada SLF-nya. Kalau belum ada, jangan mau serah terima unit, biar tidak menyesal jika terjadi apa-apa di kemudian hari,” tegasnya.
Pihaknya juga meminta kepada aparat kepolisian untuk tidak tinggal diam bila menemukan adanya pelanggaran LSF.
“Polisi bisa memidanakan para pemilik bangunan gedung yang tidak ber-SLF, yaitu dengan UU Nomor 26 tahun 2007 tentang Tata Ruang,” tuntas pungkasnya.
Reporter: Brili
Loading...
Baca Juga  Pemkab Lamongan Fasilitasi Mudik Gratis
Artikulli paraprakWarga Tambakasri Divonis 5 Tahun dan Denda Rp.1 M oleh Pengadilan Negeri Surabaya
Artikulli tjetërSuspek Ternak Terserang PMK Ditemukan di Jember

Tinggalkan Balasan