Klaim Asuransi Kredit Motor Terbilang Rumit

47
Debitur yang sedang mengajukan klaim asuransi motor hilang.

SURABAYA-(kabarjawatimur.com)
Masyarakat di Indonesia terhitung 80% menjadi Debitur (pihak yang menerima/mendapat utang dari kreditur) atau kata lain mempunyai hutang kepada seseorang atau sebuah perusahaan.
Ambil contoh masyarakat yang sedang kredit barang bergerak berupa kendaraan bermotor roda atau roda empat, dan juga barang tetap seperti halnya gedung atau properti.

Debitur yang sedang mengajukan klaim asuransi motor hilang.
Debitur yang sedang mengajukan klaim asuransi motor hilang.

Dalam proses berjalananya masa angsuran atau kredit dilakukan oleh Debitur kepada Kreditur (pihak yang memberikan utang kepada Debitur), untuk jenis barang bergerak bila mengalami musibah kehilangan akan ditanggung dan dilindungi oleh asuransi.

Dalam proses klaim asuransi untuk kendaraan bermotor milik Kreditur yang di angsur oleh Debitur akan diatur oleh pihak Asuransi yang sudah disepakati secara internal dengan perusahaan Kreditur.

Proses pengajuan klaim asuransi kehilangan berang bergerak secara standar dilakukan selama 40 hari kerja atau kurang lebih antara 2 bulan hingga 3 bulan.
Bila dipertanyakan apakah mudah dalam mengajukan proses asuransi?

Hal tersebut diutarakan oleh salah satu Debitur bernama Ngatina warga Jl. Petemon, Surabaya, beberapa waktu lalu setelah mengalami kehilangan motornya.
Ngatina mengatakan bahwa motor yang telah di angsur selama 8 bulan hilang, pada saat itu juga setelah kehilangan dia melaporkan ke pihak Kepolisian dan pihak Adira selaku perusahaan Kreditur.

Baca Juga  Sopir Vanessa Dipindahkan Ke Lapas Jombang, Tahanan Pengadilan
Loading...

Pihak Adira menerima laporan dari Debitur dan memberikan panduan untuk mengajukan proses klaim asuransi.
Terlampir untuk tahap pertama melaporkan ke Kepolisian dilokasi (TKP) kehilangan motor, setelah mendapatkan laporan (LP) lalu Ngatina kembali menuju Adira menunjukan surat laporam Kepolisian guna mengambil form pendaftaran pengajuan asuransi.
Setelah Form di isi oleh pihak Adira, kembali sang Debitur ke Mapolsek tempatnya melapor, dari Mapolsek dilakukan pemeriksaan dan penyidikan untuk bisa keluar surat BAP (berita acara pemeriksaan).
Dari BAP tersebut akan keluar dua surat tembusan yang ditujukan kepada Dirlantas Polda Jatim dan Direskrium Polda Jatim.

Pengajuan kepada Dirlantas dan Direskrimum Polda Jatim akan bisa terselesaikan dengan waktu yang bervariasi.
Variatif yang dimaksud adalah jangka waktu selesainya surat yang dikeluarkan oleh Dirlantas Polda Jatim dan Direskrimum Polda Jatim.
“Antara 3 hingga 10 hari surat yang dikeluarkan oleh Dirlantas Polda Jatim untuk diberikan kembali kepada Adira, semakin kita ikhlas memberi uang jasa semakin cepat prosesnya,” ujar Ngatinah.

Baca Juga  Mendag: Side Events G20 Promosikan Keragaman Budaya dan Potensi Investasi Serta Pariwisata

Setelah pengajuan blokir yag disetujui oleh Polda Jatim lalu diberikan kembali ke Adira, untuk mengajukan klaim asuransi yang ditujukan ke Pusat Jakarta.
Hal tersebut disampaikan oleh salah satu petugas Asuransi Adira II, Nanang. Nanang memberikan keterangan kepada Debitur lama proses yang disetujui oleh pihak Asuransi dan pencairan klaim dana asuransi.
“Berkas dari kita Adira II akan diajukan ke pusat, perkiraan 20 hari kerja pihak Debitur akan diberi tahu melalui telfon atau datang ke rumahnya, apakah asuransi disetujui atau tidak, bila disetujui 10 hari kerja sudah bisa dicairkan,” ujar Nanang kepada wartawan saat ditemui dikantornya.(Bersambung klaim asuransi Debitur kurang trasparan……..)

Reporter : Rusdi
Editor : Budi

Loading...
Berita sebelumyaDelapan Pejudi Dibekuk Polsek Mulyorejo
Berita berikutnyaToko Bangunan Ludes Terbakar

Tinggalkan Balasan