Klaim Asuransi PT Jasa Raharja Naik Jadi Rp50 Juta per Korban Laka Meninggal

73

SURABAYA (kabarjawatimur.com) –
Naiknya angka kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di Jawa Timur, PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur terus memantau program yang sudah diberlakukan mulai 01 Juni 2017.

Program ini sudah disosialisasikan kepada masyarakat langsung berupa kenaikan besar santunan korban kecelakaan penumpang umum dan korban kecelakaan lalu lintas jalan  kepada masyarakat.

Kepala Cabang PT Jasa Raharja Jatim Moh. Evert Yulianto menyampaikan, santunan dari asuransi kecelakaan Jasa Raharja kini meningkat signifikan.

“Jika sebelumnya korban meninggal berhak atas santunan atau klaim Rp. 25 juta, tahun ini meningkat menjadi  Rp. 50 juta,” paparnya kepada media kabarjawatimur.com  saat ditemui dikantornya, Jalan Diponegoro Nomer 96-98 Surabaya, Kamis (17/08/2017).

Baca Juga  Kolaborasi Apik Binda, Dinkes dan PC Muslimat NU Jember Gelar Vaksinasi Berhadiah Migor

“Selain korban meninggal dan cacat permanen, klaim biaya penggantian, perawatan dan pengobatan meningkat dari Rp 10juta menjadi Rp 20juta, juga biaya penggantian dan biaya penguburan meningkat, dari Rp 2juta menjadi Rp 4juta bagi korban yang tidak memiliki ahli waris,” pungkasnya.

Loading...

Meski besaran santunan atau klaim naik, namun iuran setoran asuransi kecelakaan ke PT Jasa Raharja (Persero) tetap, biasanya besaran iuran wajib itu dibayar bersamaan dengan pembayaran pajak kendaraan.

Iuran wajib dana pzertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Alat Angkutan Penumpang Umum di Darat, Sungai/Danau, Feri/Penyeberangan, Laut dan Udara Besarannya masih sama.

Berdasarkan angka kasus laka lantas di Jawa Timur meningkat dari 786 kejadian pada 2016 , menjadi 873 kejadian ditahun 2017 atau naik 11,07 persen. Jumlah korban meninggal dunia dari 2016 dibanding 2017, mengalami kenaikan sebanyak 33,33 persen.

Baca Juga  Warga Glenmore Kembali Soroti PT IGG

Laka Lantas roda dua merupakan angka pertama tercatat tahun 2016 berjumlah 1.080, selama tahun 2017 laka lantas motor berjumlah 1.210, ada kenaikan  sebanyak 12-13 persen.

Manfaat baru yang diberikan kepada korban kecelakaan sebagai penggantian biaya pertolongan pertama (P3K) sebesar Rp 1juta dan penggantian biaya ambulans Rp 500ribu.

Harapannya, kenaikan santunan itu bermanfaat menunjang kehidupan masyarakat yang tertimpa musibah dan yang terpenting selamat dan disiplin di jalan.

Reporter :Kristiana
Editor :J.Inggil
Publisher :Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakPT Pertamina Lubricants Luncurkan CSR Loyalitas
Artikulli tjetërBBPOM Surabaya: Garam Kaca itu ‘Hoax’ Tidak Benar

Tinggalkan Balasan