Kisruh Solar Subsidi di Lamongan Diduga Saling Catut Nama Oknum APH dan Wartawan

68
Screenshot video yang beredar di akun dan group WhatsApp

LAMONGAN (Kabarjawatimur.com) – Belum reda kabar tentang dugaan maraknya ilegal buying di SPBU wilayah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Kini drama solar subsidi tersebut kembali mencuat.

Bermula dari beredarnya sebuah video melalui akun WhatsApp, diduga sekelompok orang yang saling bersitegang di lokasi SPBU Plaosan, Kecamatan Babat, Kabupaten Lomongan.

Dalam unggahan video tersebut, terlihat beberapa orang sedang berusaha menghentikan aktivitas pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi yang diduga dilakukan oleh kaki tangan mafia solar.

Selain itu, beberapa orang didalam video juga menyebut-nyebut nama salah satu oknum Aparat Penegak Hukum (APH) yang diduga kuat membekingi kegiatan tersebut.

Namun, disatu sisi juga beredar kabar melalui pemberitaan media online, bahwa sikap salah satu dari orang tersebut dikatakan kurang beretika, karena mengintimidasi mandor dan beberapa karyawan SPBU yang sedang bertugas pada saat kejadian.

Loading...
Baca Juga  Bupati Jember Usulkan UMK 2023 Ketua FSPMI: Perusahaan Seharusnya Bisa Membayar

Bahkan dikatakan dengan blak-blakan, orang yang berprofesi sebagai wartawan itu juga berupaya meminta sesuatu kepada bos solar, meski sebelum-sebelumnya sudah sering menerima.

Berkaitan dengan semua hal diatas, Kasat Reskrim Polres Lamongan, Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Komang Yogi Arya Wiguna saat dikonfirmasi awak media menyampaikan, bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Masih kita selidiki mas terkait kejadian tersebut, yang menyalahgunakan BBM subsidi akan kita tindak. Selain itu, semua SPBU di Lamongan akan kita himbau untuk tidak menjual BBM subsidi diluar peruntukannya,” terangnya melalui pesan WhatsApp, Senin (21/11/2022).

Saat ditanyakan terkait pemberitaan tentang dugaan pemerasan kepada mafia solar yang dilakukan oleh oknum wartawan, Kasat menegaskan bahwa semua itu juga masih dalam proses pendalaman.

Baca Juga  Saat Live, Lima Anggota Gengster Diamankan Polisi

“Semua masih kita dalami mas, kalau memang ada yang merasa dirugikan, monggo bisa dilaporkan,” pungkas Kasat Reskrim Polres Lamongan. (*)

Reporter : Pradah Tri W

Loading...
Artikulli paraprakMami Jual Anak Dibawa Umur, Dibekuk Ditreskrimum Polda Jatim
Artikulli tjetërModus Baru, Diajak Bercinta Lalu Motor Diembat

Tinggalkan Balasan