Ketua PWNU Jatim Isyaratkan Dukungan di Pilkada Gresik ke Gus Yani – Neng Min

492
Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim KH Marzuqi Mustasar saat duduk bersebelahan dengan Gus Yani, Cabup Gresik.

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Kehadiran Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim KH Marzuqi Mustamar dalam acara Silaturrahmi dan Pemantapan Ke-NU-an/Keaswajaan di Ponpes Qomarudin, Bungah, pada Sabtu (8/8/2020) seakan mengisyaratkan arah dukungannya terhadap pasangan calon Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) – Aminatun Habibah (Neng Min).

Meski tidak disampaikan secara blak-blakan, namun dirinya menyampaikan kriteria sosok calon pemimpin di Pilkada Gresik yang didukungnya mengarah pada pasangan Gus Yani – Neng Min. Yakni harus mementingkan kemaslahatan masyarakat dan berpedoman pada ajaran Ahlus Sunnah Wal Jaamah.

“Untuk benar-benar mana yang paling maslahat di NU ada mekanisme istikhoroh. Jadi ada baiknya siapa calon yang paling pas untuk Ahlus Sunnah di Gresik, Lamongan, Jember dan Banyuwangi itu selain kiai-kiai musyawarah juga istikhoroh,” ujar KH Marzuqi Mustasar, Sabtu (8/8/2020).

Baca Juga  Kantah Surabaya II Serahkan 35 Sertifikat dan 93 Peta Bidang ke Pemkot
Loading...

Ketika ditanya soal hasil istikhorohnya, dia berkata masih belum bertanya kepada para kiai. Salah satunya kepada KH Mahfudz Maksum yang merupakan salah seorang kiai sepuh yang mendukung pencalonan Gus Yani – Neng Min.

“Saya belum nanya ke Yai Fudz (KH Mahfudz Maksum). Tadi pas makan-makan belum sempat nanya. Kan masih empat bulan lagi,” ungkapnya saat ditanya awak media terkait hasil istikhoroh untuk menentukan dukungan paslon di Pilkada Gresik.

Tampak hadir dalam acara tersebut Paslon Gus Yani – Neng Min, KH Robbah Maksum, KH Mahfudz Maksum, KH Abdillah Anas Azwar, KH Ahmad Tohawi, KH Iklil, KH Masbuhin Faqih, dan KH Mukhtar Jamil serta para pimpinan parpol pendukung Gus Yani – Neng Min.

Baca Juga  Pedagang Pasar Turi Geruduk PT KAI Daop 8 Surabaya

Pada acara itu juga terdapat Deklarasi Forum Kiai, Santri dan Alumni Ponpes se-Kabupaten Gresik Dukung Pasangan Gus Yani – Neng Min. Tak terkecuali para kiai, santri dan alumni Ponpes Qomaruddin Bungah. (*)

Reporter : Azharil Farich

Loading...

Tinggalkan Balasan