Ketua Gay Tulungagung Dibekuk Polda Jatim, Sodomi Puluhan Anak Laki Laki

118
Barang bukti dan pelaku cabul Gay.

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) – 
Unit IIl Asusila Subdit IV Renakta Dtreskrimum Polda Jatim kembali membongkar tindak Pidana pencabulan sesama jenis yang terjadi di Tulungagung, Jawa Timur, pada Senin (20/1/2020).

Pelaku yang ditangkap di Kelurahan Sembung RT. 002 RW. 004 Kecamatan/Kabupaten Tulungagung itu bernama, M. Hasan alias Mami Hasan, (41).

Setelah dibekuk, diketahui aksi bejatnya mencabuli anak laki-laki dibawah umur sudah dilakukan sejak Tahun 2018 – 2019.

Sedikitnya ada 11 anak yang berstatus pelajar yang sudah dicabuli oleh Mami Hasan dengan iming-iming uang 150 ribu hingga 200 ribu rupiah sekali kencan.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andhiko mengatakan, pelaku adalah seorang ketua Ikatan Gay Tulungagung (IGATA).

Baca Juga  Kabupaten Bojonegoro Ikuti Event Jatim Kominfo Festival

Dan setiap akan beraksi selalu
merayu para korban anak Laki-laki dibawah umur dengan iming-iming imbalan uang 150 ribu hingga 250 ribu sekalu kencan.

“Korban ini diajak oleh pelaku ketika korban sedang nongkrong ngopi di Warkop yang dikelola oleh pelaku,” sebut Kombes Pol Trunoyudo, Senin (20/1/2020).

Loading...

Sementara, Dirkrimum Polda Jatim, Kombes Pol Pitra Ratulangi menambahkan, pelaku merayu dan membujuk serta mengiming-imingi korban dengan menjanjikan memberi imbalan uang sebanyak Rp. 150.000, sampai dengan Rp. 250.000.

Begitu sepakat, korban ini dihisap kemaluannya dalam rumah pelaku. Setelah puluhan korbannya melapor, anggota langsung melakukan penangkapan terhadapnya.

“Pelaku memang mengaku selaku ketua Gay Tulungagung (IGATA) yang mempunyai anggota berjumlah kurang lebih sebanyak 500 orang. Mudah-mudahan setelah diungkap ke media akan ada korban lain yang melapor,” imbuh Kombes Pol Pitra Ratulangi.

Baca Juga  Ratusan Motor Hasil Curian Ngandang di Polda Jatim

Barang bukti yang disita ada beberapa CD dan celana pendek, Foto laki laki setengah bugil, Akte Pendirian IGATA, Sprei, 50 buah Kondom, 4 buah pelumas, 1 buah buku Pembukuan IGATA, 3 buah Buku panduan sex Gay, VCD acara komunitas Gay dan 1 buah VCD Porno, serta 50 bekas bungkus kondom.

Pelaku akan dijerat perbuatan cabul, sebagaimana dimaksud dalam Pasal UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang penetapan Perpu No. 1 Tahun 2016 perubahan kedua atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. (*)

Reporter : Eko

Loading...
Artikulli paraprakJelang Imlek, Polisi Blitar Kerja Bakti Bersih-Bersih Klenteng
Artikulli tjetërPrajurit Marinir Bersihkan Kali Buntung Waru

Tinggalkan Balasan