Kesadaran Ortu Minim, Pendaftar SIAK di RSUD Baru 600 Anak

12

BOJONEGORO(Kabarjawatimur.com) -Sistem aplikasi administrasi kependudukan (SIAK) yang digagas oleh Dispenduk Capil yang bekerjasama dengan RSUD masih belum banyak peminatnya.

Tercatat baru sekitar 600 bayi yang tercover dalam sistem ini. Aplikasi ini memberi kemudahan bagi orangtua yang ingin mengurus akta kelahiran maupun kematian untuk anaknya. Sebab, data yang di masukkan ke RSUD kemudian akan tercover oleh dispendukcapil.

Sehingga orangtua tidak perlu repot-repot mengurus sendiri di kantor catatan sipil. Menurut Suhono, Kepala Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil Bojonegoro, sejak anak lahir sudah harus memiliki catatan administrasi kependudukan.

Loading...

Agar saat anak menginjak usia sekolah, tidak kebingungan dalam melengkapi berkas.

“Hal ini di karenakan salah satu syarat pendaftaran ialah membawa copian akta kelahiran,” katanya.

Baca Juga  Dua Residivis Narkoba Sumenep Lagi-lagi Ditangkap, Polisi Kejar Rekan dan Pengedarnya

Dijelaskan kejadian seperti itu masih sering jumpai di lapangan. Karena kesadaran orang tua yang minim. Serta kemauan untuk bertanya terkait fasilitas kemudahan tidak ada.

“Untuk memaksimalkana aplikasi ini, Dispendukcapil telah bekerjaama dengan sembilan rumah sakit di Bojonegoro,” ujarnya.

Dengan harapan kedepannya seluruh anak Bojonegoro lahir sudah memiliki administrasi kependudukan masing-masing.

Reporter: Agus kuprit, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakPKK Barurambat Pamekasan Gelar Maulidan  
Artikulli tjetërAnak Jalanan di Rayu Polisi Agar Balik ke Ortu

Tinggalkan Balasan