Keroncong In Hospital 5 Menghibur Masyarakat

7

JEMBER,(kabarjawatimur.com) – Orkes Parade Keroncong in Hospital ke 5 tahun 2022 kali ini, diikuti oleh peserta di wilayah pulau Jawa-Bali. Untuk even parade Keroncong di Jember ini, diketahui diikuti oleh 22 peserta, dan pada Kamis malam (16/11/2022) kemarin.

Pertunjukan musik berasal dari Portugis itu adalah cara puncak final dengan penampilan dari 10 peserta. Dengan membawakan dua lagu beraliran musik keroncong.

Menurut inisiator acara dr. Hendro Soelistijono, even tersebut setiap tahun digelar. Saat ini memasuki tahun kelima.

Even tersebut juga digelar untuk merayakan HUT RSD dr. Soebandi Jember dan memperingati hari kesehatan nasional.

“Jadi kali ini kita uji coba dengan gelaran even pesertanya dari Pulau Jawa dan Bali, animonya cukup besar. Cuma memang karena pendeknya waktu, pengumuman dan sosialisasinya. Sehingga pesertanya hanya 22 grup musik keroncong,” kata Hendro saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Kamis (17/11/2022).

Untuk even gelaran parade keroncong ini, kata Hendro, merupakan even rutin tahunan. Selama ini hanya digelar di dalam ruangan.

Baca Juga  Layanan Kesehatan Baru Inovasi Pemkab Jember Siap Layani Masyarakat

“Tapi sesuai perintah pak bupati, digelar secara outdoor sebagai momentum kebangkitan ekonomi pasca pandemi, sehingga memberikan multiple efek juga bagi ekonomi karena di sekitar alun-alun Kota Jember banyak disediakan para pelaku UMKM,” katanya.

“Untuk peserta paling jauh dari Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah dan Yogya,” sambungnya.

Nantinya pada tahun keenam atau tahun 2023 mendatang, lanjutnya, even parade keroncong di Jember ini akan naik level ke tingkat nasional.

Loading...

“Kami sangat berharap terus, peserta-peserta yang baru nanti pada tahun mendatang bisa diundang kembali di even berikutnya yang lebih besar lagi. Insyaallah pada even keroncong yang keenam, kita akan undang lebih banyak lagi secara nasional,” ungkapnya.

“Kedepan, nantinya per Januari 2023 kolaborasi dengan Dispar, Diskominfo, Insyaallah even ini akan menjadi lebih besar lagi,” sambungnya.

Diakui oleh pria yang juga menjabat sebagai Asisten 2 Pemkab Jember dan Plt, Dirut RSD dr. Soebandi itu, adanya kolaborasi dengan OPD terkait. Karena selama ini pihaknya hanya bekerja sendiri.

Baca Juga  Menolak Diperiksa, Ternyata Ngempit Narkoba dalam Dubur

“Karena memang sebelumnya dilaksanakan di rumah sakit. Tapi berkat perintah dan dukungan bapak bupati, Insyaallah ini nanti akan dikembangkan lebih besar, dan menjadi even tahunan Pemkab Jember,” ucapnya.

Nantinya dengan naik level di tingkat nasional pada tahun 2023 mendatang. Kata Hendro, pihaknya akan mengundang pakar dan artis dengan genre keroncong asli.

“Even berikutnya akan kami undang artis siapapun sebagai penarik minat. Supaya betul-betul menjadi destinasi wisata. Jadi mungkin orang jakarta, tidak hanya melihat festivalnya, tapi bisa jadi ingin melihat (artis) Sundari Sukoco atau siapapun. Sehingga bisa hadir di Jember untuk menonton itu,” ucapnya.

“Jadi kita harus melestarikan musik asli Indonesia ini. Kalau beberapa dari keluhan yang hadir (peserta ataupun pecinta keroncong). Hampir semua hotel penuh di Jember, ini juga nanti kita evaluasi,” imbuhnya. (*)

Reporter: Rio

Loading...
Artikulli paraprakDengan Dua Wanuta, Pria ini Selundupkan Narkoba Dalam Celana Kolor
Artikulli tjetërParade Keroncong in Hospital Sentuh Generasi Millenial

Tinggalkan Balasan