Kereta Api (Foto:Rochman/Kabarjawatimur.com)

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember kembali mengoperasikan kereta api (KA) lokal mulai Rabu 22 September 2021.

Vice President PT KAI Daop 9 Jember Broer Rizal menerangkan bahwasanya Daop 9 Jember melakukan penyesuaian terhadap pelayanan KA di tengah – tengah pandemi covid-19.

Broer menjelaskan ada 5 kali perjalanan Pergi – Pulang (PP) KA Lokal yang dijalankan kembali di wilayah Daop 9 jember, yaitu KA Pandanwangi dua kali PP relasi Jember – Ketapang dan KA Kommuter tiga kali PP relasi Pasuruan – Surabaya Kota.

“Tentunya syarat dan ketentuan saat akan naik KA harus dipenuhi, sesuai dengan SE kemenhub No. 69 Tahun 2021,” kata Broer menjelaskan.

Pelanggan diminta untuk memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, menghindari makan bersama, dan menggunakan hand sanitizer.

Pelanggan harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), dan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius. Pelanggan diwajibkan untuk menggunakan masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut. Pelanggan juga tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan.

Baca Juga  Ungkap 31.553 Depot Air Minum Tidak Higienis, Kemendag Ingin Lindungi Konsumen

Tidak diperkenankan untuk makan dan minum sepanjang perjalanan bagi perjalanan yang kurang dari 2 jam, terkecuali bagi individu yang wajib mengkonsumsi obat dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut.

Loading...

Adapun untuk syarat naik KA Lokal, mulai 14 September pelanggan diharuskan untuk sudah divaksin minimal dosis pertama. Untuk dokumen STRP, Surat Tugas, atau surat keterangan lainnya sudah tidak lagi menjadi syarat untuk naik KA Lokal.

Bukti vaksinasi Covid-19 tersebut akan dicek oleh petugas melalui layar komputer petugas boarding sebelum naik kereta.

Data vaksinasi akan otomatis muncul pada layar komputer petugas boarding, karena KAI telah mengintegrasikan aplikasi PeduliLindungi dengan sistem boarding dan mewajibkan calon pelanggan menyertakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada saat pembelian atau pemesanan tiket KA Lokal.

Baca Juga  Istri Hamil 9 Bulan Ditawarkan di Medsos, Layani Main Bertiga

“Jika data tidak muncul pada layar komputer petugas, maka pemeriksaan akan dilakukan secara manual dengan menunjukkan kartu vaksin calon pelanggan,” ujar nya.

Bagi pelanggan dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksin, wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

Selain itu, pelanggan dengan usia di bawah 12 tahun masih tidak diperkenankan melakukan perjalanan dengan Kereta Api.

“Layanan Kereta Api tetap hadir untuk membantu mobilitas masyarakat yang tetap harus bepergian di masa pandemi Covid-19. KAI selalu mendukung dan mematuhi seluruh kebijakan pemerintah dalam hal penanganan Covid-19 pada moda transportasi kereta api,” kata Broer diakhir wawancara. (*)

Reporter: Eko

Loading...
Berita sebelumyaApes, Helm Karyawan ID Express Terekam CCTV Raib Digondol Maling
Berita berikutnyaUsai Senggolan, Pemotor Asal Lamongan Tewas Terlindas Truk

Tinggalkan Balasan