Keluhan Warga Tak Digubris, Pabrik ‘Nakal’ Masih Nekat Buang Limbah di Laut Muncar

24
Limbah pabrik ikan yang dibuang ke laut. (Istimewa)

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Pembuangan limbah ke laut dari pabrik atau perusahaan pengalengan dan penepungan ikan ke laut Muncar, Banyuwangi tak digubris oleh bos pabrik. Hal tersebut terlihat masih adanya limbah yang dibuang ke laut.

“Sudah tidak heran lagi bagi masyarakat pesisir Muncar,” ucap Asmuni, seorang nelayan di pesisir Muncar kepada wartawan, Kamis (15/4/2021).

Asmuni yang juga menjadi Ketua Kelompok Nelayan Jala Buang itu menegaskan, protes-protes warga nelayan soal limbah di laut Muncar tidak akan digubris oleh pabrik pabrik pengalengan dan penepungan ikan.

Baca Juga:Aktivis Muda Banyuwangi Tantang Buka-bukaan Kasus Limbah Pabrik Muncar

Baca Juga:Kasus Pabrik ‘Nakal’ Buang Limbah ke Laut, DLH Banyuwangi Kirim Surat pada Gakum LHK Jaba Nusra

Menurut Asmuni, apa yang dilakukan oleh pabrik ini sejak dahulu kala. Walaupun diprotes dengan cara apapun juga masih saja tetap membuang limbah ke laut.

Baca Juga  Road Show Hakordia 2022, KPK Ajak Pejabat Jatim Penguatan Komitnen Anti Korupsi

“Keluhan warga Muncar tidak pernah dihiraukan oleh pabrik – pabrik pengalengan dan penepungan ikan diwilayah setempat,” imbuhnya.

Asmuni sangat berharap keluhan masyarakat ini direspon oleh Pemerintah, jika pemerintah saja tidak berdaya, apa lagi dengan masyarakat kecil.

“Jika pemerintah saja tidak berdaya dengan pabrik – pabrik nakal di Muncar, apalagi kami yang hanya masyarakat kecil. Lha ini ada apa? jelasnya.

Loading...

Terpisah, Nurul Safi’i, Forum Masyarakat Peduli Lingkungan (F-Maling) mengatakan, melihat kondisi laut Muncar pertanggal 13 April 2021 masih ada pabrik-pabrik sarden dan tepungan yang diduga masih membuang limbah ke laut walaupun sudah dilakukan protes oleh warga.

Hal itu, lanjutnya, seakan akan mengabaikan keluhan masyarakat di pesisir laut yang terdampak langsung dengan bau yang menyengat.

“Dengan kondisi seperti ini, kami sungguh geram melihat pemandangan yang tidak sedap dipandang mata tersebut ketika kami investigasi ke Tempat Kejadian Perkara (TKP),” ujarnya.

Baca Juga  Polsek Tanggul Ringkus Spesialis Pembobol Toko Dekat Markas Yonif Raider 515

F-Maling berharap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyuwangi segera menindak tegas. Bukan hanya gertak sambal saja yang hanya menurunkan petugas ke lapangan dan lalu hilang tanpa kabar.

“Kami masyarakat Muncar sangat berharap permasalahan limbah ini disikapi dengan serius,” katanya.

Bahkan, mereka juga berharap kepada wakil ketua DPRD Banyuwangi yang katanya kemarin mau mengadakan sidak ke pabrik – pabrik segera dilakukan.

Masyarakat Muncar, masih dia, janganlah gentar dan takut untuk bersuara, karena kita juga mendapat dukungan penuh dari Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) PKPI Banyuwangi.

“Masyarakat Muncar jangan takut dan gentar untuk bersuara dan protes tentang pembuangan limbah ke laut yang dilakukan oleh pabrik – pabrik nakal,” tutupnya.

Namun sayang hingga berita ini ditulis bos pabrik pabrik pengalengan dan penepungan ikan diwilayah Muncar belum bisa dikonfirmasi. (*)

Reporter: Rochman

Loading...
Artikulli paraprakPeduli Bencana Alam, Kapolda Jatim: Pelepasan KRI Tanjung Kambani-971 untuk Penanggulangan Bencana di Flores NTT
Artikulli tjetërKomisi B Minta Satpol PP Tak Arogan saat Tertibkan Pedagang

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan