Kebakaran Maut Kapal Tangker di Belawan-Medan, 1 Korban Warga Banyuwangi

845
Apel penghormatan terakhir kepada korban. FOTO: Istimewa

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Peristiwa maut terbakarnya kapal tangker MT Jag Leela di Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara, beberapa waktu lalu masih menyisakan kesedihan. Pasalnya, satu korban insiden tersebut merupakan warga asal Banyuwangi, Jawa Timur.

Korban merupakan anak buah kapal (ABK) bernama Sendy Nova (24) warga Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, Banyuwangi. Diketahui, mendiang tergolong masih baru ikut bergabung menjadi ABK.

Jenazah tiba di rumah duka pada Kamis, (14/5/2020) dini hari. Mendiang langsung dimakamkan pagi harinya.

Terlihat, ratusan pelayat datang ke rumah duka untuk mengantarkan kepergian korban ke tempat peristirahatan terakhirnya. Sebagai penghormatan terakhir, korban yang merupakan alumni SMKN Pelayaran Kalipuro, Banyuwangi ini dimakamkan dengan prosesi upacara apel Persada.

Keluarga mendiang sangat terpukul mengetahui nasib almarhum berakhir secara tragis. Anak kedua dari pasangan suami istri Bambang Budi dan Mujiyati ini di mata keluarga serta rekan sebayanya di kampung dikenal sebagai sosok pekerja keras dan pendiam, namun pandai bergaul dengan banyak orang.

Baca Juga  Pria Asal Setro Ditangkap dalam Perkara Pengedar Narkotika

“Tidak ada firasat sama sekali. Anaknya itu dikenal pendiam, tapi menurut dengan orang tuanya. Kalau bekerja di kapal memang sudah lama, tapi kalau ke Medan baru-baru ini saja kok. Kita sebagai teman tentu sangat kehilangan,” kata Ferry kepada wartawan.

Loading...

Ferry mengaku bahwa kabar meninggalnya temen sebangkunya tersebut berawal dari media sosial (Medsos).

“Kita semua kaget, dan akhirnya kami konfirmasi ke kakak kadungnya ternyata memang benar Sendy sudah meninggal dunia. Semoga amal ibadah almarhum diterima Allah swt,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Wonosobo Imam Muslimin mengatakan, kelurga mendiang awalnya sempat ragu tentang kabar kematian korban. Namun, setelah dikuatkan dari ciri-ciri fisik korban yang masih dapat dikenali, akhirnya keluarga menerima bahwa jenazah adalah Sendy Nova.

Baca Juga  Ribuan Orang Jalan Kaki Sejauh 12 Km dari Pantai Watu Ulo Menuju Alun-Alun Ambulu Jember

Menurut informasi, lanjut Kades, aaat ditemukan, jenazah mendiang terkubur di dalam lumpur. Hal itu, adanya insiden terpentalnya tubuh mendiang saat ledakan kapal terjadi.

“Jenazah mendiang tiba pukul 01.30, pada Kamis dini hari dan langsung dimakamkan,” tegas Imam Muslim.

Sekedar diketahui, insiden maut ini terjadi pada Senin, (11/5/2020). Setidaknya, ada tujuh korban meninggal dunia, dan puluhan lainnya luka-luka. Hingga saat ini penyebab kebakaran masih belum ditemukan. Bahkan, petugas masih menyelidiki terbakarnya kapal tangker MT Jag Leela. (*)

Reporter: Rochman

Loading...
Artikulli paraprakIni Penyebab Ratusan Massa Lukai 4 Petugas dan Rusak Kantor
Artikulli tjetërWarga Terdampak Covid-19 Desa Lawada Jaya Terima BLT

Tinggalkan Balasan