Kasihan, Ibu Rumah Tangga Cantik ini Berurusan dengan Polisi

5323
Pelaku ibu rumah tangga yang ditangkap Polisi

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) – Wanita cantik bernama, Erna Dwi Jayanti (31) warga Jalan Kebon Dalem, Simolawang Kecamatan Simokerto Surabaya dibekuk oleh Polisi dari Polsek Semampir Surabaya.

Ibu rumah tangga cantik ini dibekuk lantaran diduga menjual narkotika jenis sabu-sabu. Dia diamankan dari dalam rumah kontrakan yang ditempatinya.

Dari Erna ini, Polisi mengamankan barang bukti diantaranya, plastik klip kecil berisi sabu berat kotor 0,39 gram, 0,34 gram, 0,33 gram, dan 0,27 gram.

Bukan hanya sabu, petugas juga mengamankan, seperangkat alat hisap (Bong), 1 (satu) buah pipet kaca dan 1 (satu) buah HP Merk Samsung Duos warna hitam.

Penangkapannya sendiri berawal ketika pada, Jum’at 24 Juli 2020 sekira pukul 21.00 WIB, unit Reskrim mendapat informasi dari masyarakat jika di Jalan Kebondalem Surabaya rumah kontrakan sering terjadi transaksi Sabu.

Baca Juga  BMKG Himbau Nelayan Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Banyuwangi
Loading...

“Anggota kita langsung melakukan penyelidikan dan pemantahuan dilokasi, sekira pukul 22.30 WIB setelah penyelidikan dinyatakan benar adanya, Unit reskrim langsung masuk kedalam rumah kontrakan guna melakukan penggeledahan,” sebut Kompol Ariyanto Agus Kapolsek Semampir, Rabu (29/7/2020).

Pada saat digeladah itulah, dari dalam rumah ditemukan barang bukti didalam tas rangsel warna hitam yang dijadikan sebagai tempat pakaian kotor dan digantung ditembok.

“Barang yang ditemukam tersebut diakui oleh pelaku miliknya, selanjutnya pelaku dan barang bukti diamankan ke Mapolsek,” tambah Ariyanto Agus.

Dari hasil introgasi bahwa barang bukti berupa sabu tersebut didapatkan dari Jupri dengan cara membeli sebanyak 1 (satu) gram dengan harga sebesar Rp. 1.150.000.

Baca Juga  Lakarsantri Surabaya Geger, Salah Satu Warga Diduga Jadi Teroris

Saat transaksi, mereka bertemu di warung Jajan Jalan Kunti Surabaya, selanjutnya di pecah perpoket dijual lagi seharga Rp. 100-150 ribu rupiah. (*)

Reporter : Eko

Loading...

Tinggalkan Balasan