Kasad Andika Perkasa ke Jatim Pantau Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi

70
Kasad Andika, Wakapolri dan Gubernur Jatim

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Andika Perkasa, melakukan kunjungan di Jawa Timur, pada Kamis (3/9/2020). Kunjungan ini guna memantau Covid-19 dan pemulihan ekonomi Nasional.

Kasad adalah wakil ketua 1. Sementara, Wakil ketua 2, adalah Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Gatot Eddy Pramono.

Dalam kunjungannya di Jawa Timur ini diantaranya adalah, untuk mendapatkan informasi mengenai situasi atau permasalahan Covid-19 dan penanganan pemulihan ekonomi di daerah.

“Kami sudah ke beberapa gubernur, untuk mendapatkan masukan tentang apa yang dilakukan dalam menangani covid nya maupun pemulihan ekonomi daerah,” sebut Jenderal TNI Andika Perkasa.

Lebih lanjut Kepala Staf TNI Angkatan Darat ini, bahwa dari hasil kunjungan di Jawa Timur ini telah mendapat data-data tambahan yang sangat berguna.

Baca Juga  Suramadu Disekat Polres Tanjung Perak dalam Lantas Tertib Tangguh Semeru

“Dari kunjungan ini kami telah mendapatkan data-data tambahan yang sangat berguna bagi kami, dan kami menyempatkan diri kesini karena Jawa Timur adalah salah satu provinsi besar yang pasti memiliki variabel yang berbeda dengan daerah-daerah lain,” tambah Kasad.

Loading...

Selanjutnya, Wakapolri juga menambahkan, dalam upaya untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 diantaranya adalah melakukan kebiasaan dengan menggunakan masker, jadikan masker sebagai gaya hidup dan budaya baru.

“Dalam upaya memutus mata rantai Covid-19, pak Presiden selalu menyampaikan. Mari kita mengkampanyekan penggunaan masker,” imbuh Komjen Gatot Eddy Pramono.

Wakapolri juga menyampaikan mengenai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Jawa Timur melalui Kampung Tangguh Semeru, untuk lebih di maksimalkan dengan penegakan disiplin berbasis komunitas.

Baca Juga  Smart Kampung Plus, Program Peningkatan Kesejahteraan Desa ala Ipuk Fiestiandani

Jika sudah ada Kampung Tangguh Semeru, nanti ada namanya penegakan disiplin berbasis komunitas, Jadi masyarakat sendiri yang mengawasinya.

“Nanti implementasinya pak Kapolda, pak Pangdam dan ibu Gubernur sama-sama menyampaikan, sehingga semakin menguatkan untuk melakukan pencegahannya,” tutup Wakapolri.(*)

Reporter : Eko

Loading...

Tinggalkan Balasan