Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal dengan anggota Unit Tipikor Satreskrim saat olah TKP.

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal datangi lokasi ambruknya atap balai kantor Kecamatan Jenggawah. Usai mendengarkan keterangan dari anggota Unit Tipikor Satreskrim Jember, AKBP Alfian Nurrizal memerintahkan agar proyek pembangunan dihentikan untuk proses penyelidikan.

“(Pasca kejadian) kita sudah lakukan olah TKP dan kita sudah lakukan status quo. Kita akan lakukan pemeriksaan intensif pada kasus ini,” kata Alfian di depan wartawan.

“(Ini) sudah status quo sudah police line. Status quo tidak ada pembangunan aula (balai) kecamatan Jenggawah kembali. Hentikan!,” tegas Alfian.

Seperti diberitakan sebelumnya atap balai Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember yang sedang dalam proses pembangunan, Selasa pagi sekitar pukul 08.30 WIB tiba-tiba ambruk.

Baca Juga  Onani Diatas Motor, Polisi Banyuwangi: Hasrat Seks Pelaku Tidak Tersalurkan
Loading...

Seorang pekerja angkut semen yang saat itu berniat mengirim semen ke lokasi proyek harus menjadi korban akibat tertimpa atap bangunan yang terbuat dari rangka baja ringan.

Akibatnya korban bernama Mohammad Hafid sempat terjepit puing atap. Korban yang terluka di paha kaki sebelah kanannya harus dilarikan ke Puskesmas Jenggawah untuk mendapatkan perawatan medis.

Proyek pembangunan kantor tersebut dikerjakan PT Andaya Breka Konstruksi tersebut berdasarkan yang tertulis pada papan proyen bernilai Rp 2 miliar lebih.

Proyek tersebut dimulai pada 24 Juli 2019 hingga tenggat waktu 21 November 2019 belum selesai dikerjakan. (*)

Reporter: Rio

 

Loading...
Berita sebelumyaDana Perimbangan Susut 70 M, OPD Dituntut Lebih Kreatif
Berita berikutnyaGugup, Jambret di Jalan Kalianak Surabaya ini Tabrak Trotoar

Tinggalkan Balasan