Solidaritas relawan. (FOTO: For Humas Polres Jember)

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Pencanangan PPKM Mikro di Kabupaten Jember memantik aksi solidaritas sekelompok relawan warga  yang mengubah Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera), jadi dapur umum.

Pembukaan dapur umum di Pujasera Tamara Jalan PB. Sudirman Kecamatan Patrang Kabupaten Jember dilakukan karena tumbuhnya kepedulian dan rasa kebersamaan untuk aksi tolong menolong sesama, agar wabah atau pandemi ini segera berakhir.

Mereka bergotong royong membuat dapur umum untuk mamasok makanan bagi warga yang menjalani isolasi mandiri karena terpapar Corona. Selain itu, Relawan dari beragam latar belakang ini juga membuka donasi berupa bahan pangan untuk bahan baku pembuatan makanan yang akan mereka bagikan.

Para relawan yang terdiri dari warga tempatan pekerja sosial masyarakat dan Satgas Mandiri Mantap Covid-19 Lingkungan Tembaan, mempersiapkan paket makanan siap saji untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan makanan dan nutrisi masyarakat terdampak selama masa PPKM Mikro diberlakukan.

Baca Juga  Cerita Pelanggaran HAM dalam Program Air Bersih Pulau Merah Banyuwangi

Untuk memotivasi dan mendukung pemberdayaan masyarakat pada aksi-aksi solidaritas kemanusiaan, Kamis (05/08)malam, Kapolres Jember AKBP. Arif Rachman Arifin, S.I.K, M.H bersama Dandim 0824 Jember Letkol Inf. Laode. M. Noerdin melakukan peninjauan lokasi Dapur Umum Pujasera dan Pos PPKM Mikro.

Loading...

“Kami sangat mengapresiasi langkah nyata relawan yang turut berpartisipasi membantu Pemerintah dalam penanganan Covid-19 Di Jember,” kata Kapolres.

Pada kesempatan itu, kedua pucuk pimpinan Polres dan Kodim memberikan bantuan stok bahan kebutuhan pangan dan nutrisi multivitamin kepada Relawan Dapur Umum dan Relawan Pos PPKM Mikro Rt 03 Rw 09 Lingkungan Tembaan Kelurahan Kepatihan Kecamatan Kaliwates, Jember.

Saat kunjungan tersebut, tak luput pula sejumlah PKL di sepanjang Jalan Ahmad Yani mendapat bantuan paket sembako. Pedagang yang ditemui dihimbau tetap mematuhi anjuran Pemerintah disiplin prokes saat berjualan diruang terbuka serta mengikuti aturan batasan-batasan dalam penerapam PPKM Level 3.

Baca Juga  Soal Dugaan Korupsi, Camat Pesanggaran Banyuwangi 'Iming-Iming' Uang Wartawan

“Disiplin prokes yang ketat itu keharusan, Relawan PPKM Mikro juga harus didukung bantuan pemenuhan vitamin demi menjaga kesehatannya. Kalau tidak sehat bagaimana mungkin mereka menjalankan tugas yang sangat berat ini,” tutur Kapolres. (*)

Reporter: Rio

 

 

Loading...
Berita sebelumyaRemaja di Surabaya Dihadang 6 Begal Bawa Sajam
Berita berikutnyaAdies Kadir: Tahap Pertama Kita Bagikan 5 Ribu dari 20 Ribu Paket Sembako untuk Warga Surabaya dan Sidoarjo yang Terdampak PPKM

Tinggalkan Balasan