Kapolda Jatim Himbau Tindak Tegas Pengusaha Nakal

35

SURABAYA (Kabarjawatimur.com) – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur Irjen Pol Drs. Machfud Arifin menerima kunjungan Ketua Asosiasi Pajale (Padi, Jagung, dan Kedelai) Jawa Timur, Sumanto Beserta rombongan, di Mapolda jatim, Kamis (27/07/2017).

“Kami akan menindak tegas terhadap pengusaha nakal yang berani dan terbukti menimbun bahan pokok,” tegas Kapolda Jatim,Irjen Pol Machfud Arifin.

Dalam kegiatan sambut kedatangan rombongan Pajale tersebut, Kapolda Jatim, didampingi Pejabat Utama Polda jatim, Kabidpropam Kombes Pol Indra Jafar,Dirreskrimsus Kombes Pol Widodo, Dirreskrimum Kombes Pol Agung Yudha, Kabid Humas Kombes Pol Frans Barung Mangera, dan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Himawan Bayu Aji.

Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin mengatakan, sampai saat ini di Jawa Timur terkait pangan seperti padi, jagung dan kedelai untuk stok stabil tidak ada masalah.

Baca Juga  Bupati Bojonegoro Hadiri Deklarasi Jejaring Panca Mandala

“Sebagian dari 9 bahan pokok ini sekali lagi tetap  aman termasuk soal harganya stabil,” kata Kapolda Jatim yang juga didampingi Ketua Asosiasi Pajale.

Loading...

“Kestabilan harga bahan pokok termasuk minyak goreng dan gula kondusif dan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat Jawa Timur, ini tak terlepas peran serta pengusaha yang tergabung dalam asosiasi Pajale,” ujar Jenderal polisi bintang dua ini.

Mulai jelang puasa hingga lebaran 2017, Kapolda melanjutkan sampai saat ini, berkat operasi pangan yang digelar pemerintah membuahkan hasil. Sehingga harga bahan pokok bisa stabil alias tidak ada masalah.

Kapolda menghimbau kepada Asosiasi Pajale tetap menjaga stabilitas harga tetap kondusif, kualitas produk maupun ketersediaan produk.

Baca Juga  Sebulan Satreskoba Polres Gresik Ringkus 16 Budak Narkoba dan Puluhan Gram Ganja

Ketua Pajale Jawa Timur,  Sumanto mengaku, didalam kubu internal organisasi juga akan saling menjaga dan terus melakukan sinergi degan pihak kepolisian (Polda Jawa Timur).

“Kami tetap berharap agar masyarakat tidak resah karena stabilitas harga pangan (pagi, jagung dan kedalai) masih stabil termasuk harga bahan pokok lain,” pungkasnya.

Reporter :Kristiana
Editor :J.Inggil
Publisher :Gunawan

Loading...
Artikulli paraprak20 Rumah Disekitaran Bantaran Sungai Bengawan Solo Digusur Paksa
Artikulli tjetërPesan Moral Seni Tarian Ballet Dipadu Cerita Dongeng Berkarakter Penolong

Tinggalkan Balasan