Kapok, Baru Keluar Penjara Ditembak Polisi Surabaya

233
Kapolsek Sukolilo didampingi Anggota Saat Gelar Press ke Media

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)- Meski baru saja keluar penjara, Kawanan pencuri sengaja berangkat dari kawasan Tanah Merah Madura untuk mencari sasaran. Polisi akhirnya membekuk tiga dari empat tersangka pelaku Pencurian dan Pemberatan (Curat) itu.

Kelompok ini diketahui beraksi di lima lokasi (TKP) dikawasan Surabaya, bahkan, satu diantaranya ditembak oleh Reskrim Polsek Sukolilo Surabaya.

Ketiga tersangka ini bernama, Yulianto alias Yuli (40), asal Tanah Merah Gg.II Surabaya, Fatkhul Putra Lesmana (22), asal Tanah Merah Gg.II Surabaya dan Rasyam Mandela (34), asal Kalilom Lor Pandan Wangi II Surabaya, sedangkan satu tersangka bernama Arif alias Bkeky ( DPO).

Kapolsek Sukolilo Kompol M.Sholeh didampingi AKP Abidin Kanit Reskrim menjelaskan, ke empat pelaku berangkat dari Tanah Merah Surabaya dan berbagi tugas.

Baca Juga  Iseng Rekam Wanita Mandi, Pria di Surabaya Ditangkap Polisi

Ada yang bagian penunjuk jalan dan memantau tersangka Putra dan Bleky sementara bagian eksekusi tersangka Putra.

Loading...

Sedangkan, bagian pengawas tersangka Yuki. Setelah sepakat kemudian mencari sasaran motor di wilayah Sukolilo. “Disana, kelompok ini melihat Secopy warna coklat hitam NoPol L 5406 DB dalam kondisi terkunci penutup magnetnya,” jelas M.Sholeh, Jumat (14/1/2022).

Lanjutnya, karena pelaku tidak melengkapi diri dengan kunci magnet. Kemudian, motor curian di dorong keluar dari kampung. Apesnya, aksi para pelaku dipergoki oleh Unit Opsnal Polsek Sukolilo kemudian dilakukan pengejaran dan dilakukan penangkapan.

Ketika itu, salah satu pelaku berhasil melarikan diri. Karena kabur, tersangka Yulianto terpaksa diberi tindakan tegas karena melawan saat dilakukan penangkapan.

Baca Juga  Punya Banyak Potensi, Jember Dapat Apresiasi

“Yulianto ini merupakan seorang residivis. Dia sudah dua kali keluar masuk tahanan dan baru keluar dari LP Pamekasan bulan Desember 2021 lalu. Selain Yulianto, tersangka Fathul Putra juga sorang residivis,” tutup Sholeh.

Dari hasil interogasi, selain beraksi di Jalan Asempayung Gg. BPM, Komplotan ini sebelumnya, berhasil melakukan aksiksinya di empat lokasi lainnya sebelum digulung Polisi.(*)

Reporter: Eko

Loading...
Artikulli paraprakKapolresta Banyuwangi Bantah Adanya Tindakan Kekerasan pada Warga Pakel
Artikulli tjetërViral Tendang Sajen, Pelaku Minta Maaf di Polda Jatim

Tinggalkan Balasan