SURABAYA (Kabarjawatimur.com)
Kantor Pertanahan (kantah) Surabaya II langsung menyosialisasikan Trijuang, sebuah program unggulan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur, Ir. H. Jonahar, M. Ec.Dev, pasca dideklarasikan.

Inovasi tergres yang merupakan bentuk sinergitas BPN, Pemkot (wali kota/bupati) dan lurah untuk sertifikasi bidang tanah ini dilakukan di wilayah Kelurahan/Kecamatan Bulak, Kamis (24/9/2020).

“Hari ini kita langsung bergerak di lapangan untuk mengidentifikasi bidang tanah secara bertahap. Kebetulan sekarang lokasinya berada di wilayah Kelurahan Bulak,” ujar Kepala Kantor Lampri, A.Ptnh, SH,MH.

Progam Trijuang ini lanjutnya, akan memudahkan penyertifikatan bidang tanah yang nantinya menjadi unggulan informasi yang berbasis teknologi. Masyarakat yang membutuhkan berbagai informasi bidang tanah
sudah teridentifikasi mengenai status, batas, luas, zona nilai tanah dan penggunaan tanah.

“Dengan keterlibatan masyarakat, RT,RW yang dikoordinir oleh lurah-lurah atas bidang tanah ini, akan memudahakan BPN melakukan sertifikasi tanah. Sehingga ke depqn diharapkan dapat tercipta data bidang tanah yang lengkap dan akurat, baik itu yang sudah bersertifikat atau belum” sambung mantan Kepala Kantor BPN Bojonegoro ini, menambahkan.

Baca Juga  700 Komunitas di 74 Kota di Indonesia Timur Serentak Gelar Setetes Darah untuk Negeri
Loading...

Masih kata Lampri, program Trijuang ini akan menjadikan data pertanahan di Surabaya ini menjadi lengkap untuk bisa membanti mewujudkan pembangunan Kota Pahlawan ini lebih maju dari berbagai aspek.

“Kebetulan hari ini juga ATR/BPN berulang tahun ke-60, bertepatan dengan peluncuran program unggulan Trijuang yang dicetuskan oleh Pak Kakanwil BPN Jatim. Kemarin, kita sudah deklrasikan bersama Bu Risma. Rencananya nanti akan di-lanching gubernur pada 25 September besok, ” pungkasnya.

Sekadar diketahui, deklarasi Trijuang dilakukam di kediaman Wali Kota Tri Rismaharini pada Selasa (22/9). Dalam deklarasi itu dilakukan penandatanganan berkas PTSL Tahun 2020 oleh 10 Lurah yang termasuk dalam lokasi PTSL di Kota Surabaya.

Baca Juga  Pangdam Brawijaya Tegaskan Sidang Parade Calon Tamtama Harus Transparan

Hadir dalam deklarasi tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan, Ka DPBT, Ka DPUBMP, Kabag Hukum, Kabag LP2A, Kabag Pemerintahan dan Otoda Kota Surabaya serta camat yang termasuk dalam lokasi PTSL 2020.

Dengan adanya penandatanganan tersebut sebagai komitmen antar instansi pemerintah di Kota Surabaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan di bidang pertanahan dan percepatan pensertipikatan tanah di Kota Surabaya. (*)

Tesk foto: Kepala Kantor Pertanahan Surabaya II Lampri mendampingi Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur Jonahar dan jajaran foto bersama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini usai deklarasi program Trijuang.

Reporter : Boy
Editor : Gita Tamarin

Loading...
Berita sebelumyaWarga Kejawan Putih Tambak Dukung MA-Mujiaman  
Berita berikutnyaYusuf Pamit dari Mustasyar PCNU Banyuwangi

Tinggalkan Balasan