Kamar Kos Dihuni Pengedar di Surabaya Digrebek

374
Pelaku narkotika sabu-sabu yang diamankan.

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)-Pihak Kepolisian Polrestabes Surabaya terus memberantas peredaran narkotika. Kali ini, Peredaran Narkotika jenis sabu-sabu di wilayah Dukuh Kupang Surabaya diendus.

Setelah diketahui keberadaan pelaku, Anggota Unit 3 Satresnakoba langsung melakukan penyelidikan guna mengungkap dan mengamankan pelakunya.

Rupanya, diduga pengedar sabu-sabu itu tinggal didalam kamar kos daerah Jalan Dukuh Kupang Surabaya. Yang akhirnya digrebek, Jumat 01 Oktober 2021 sekitar pukul 14.00 WIB.

Digrebeknya kamar kos tersebut gegerkan warga setempat. Polisi akhirnya berhasil membekuk tersangka, FD (25) asal Jalan Pakis Gunung, Kota Surabaya.

“Kita lakukan penyelidikan hingga penangkapan setelah memperoleh informasi dari warga masyarakat yang menginfokan adanya aktifitas jual beli narkoba,” kata Kompol Daniel Marunduri, Kasat Resnakoba Polrestabes Surabaya, Kamis (7/10/2021).

Baca Juga  Petugas Rutan Kelas I Surakarta Berhasil Gagalkan Penyelundupan Paket Diduga Sabu

Lanjutnya, setelah pelaku FD diamankan dan kamar kosnya, Jumat tanggal 01 Oktober 2021 sekitar pukul 14.00 WIB digeledah, petugas mendapatkan barang bukti sabu siap edar.

Loading...

Barang bukti yang diamankan berupa, 6 poket plastik transparan yang berisi Narkotika jenis Sabu dengan berat masing-masing 0,84 gram, 0,37 gram, 0,33 gram, 0,32 gram, 0,31 gram dan 0,23 gram.

1 poket plastik transparan berisi Narkotika jenis Sabu dengan berat 0,33 gram, 1 bendel klip plastik transparan, 1 timbangan elektrik, dos box HP merek Vivo, HP Oppo F-9 warnah silver, 1 buah kotak warnah silver, dan 1 buah bungkus rokok.

“Setelah diamankan, pelakunya juga barang bukti diamankan dibawa ke Mapolrestabes Surabaya, untuk dilakukan pengembangan,” tambah Kompol Daniel.

Baca Juga  Tiga Begal Perampas Motor dan HP Dibekuk di Akses Merr Surabaya

Setelah manjalani penyidikan, tersangka memberikan keterangan bahwa barang bukti berupa narkotika jenis sabu tersebut dibeli dari seseorang bernama, Bagus (DPO) dengan maksud untuk dijual kembali.

Kini, FD sudah mendekam dalam penjara dan akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) subs. Pasal 112 ayat 1 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.(*)

Reporter: Eko

Loading...
Berita sebelumyaTahura dan KRM Segera Buka dengan Prokes Ketat
Berita berikutnyaTarian Ranup Lam Puan, Sambut Taruna AAL Satlat KJK KRI Bima Suci Saat Merapat di Sabang

Tinggalkan Balasan