KAI Lakukan Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang Serentak di wilayah Daop 9

57
Istimewa

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember bersinergi dengan instansi-instansi terkait melakukan sosialisasi keselamatan di 10 titik perlintasan sebidang di wilayah operasinya, dari Pasuruan hingga Banyuwangi secara serentak pada Rabu, 14 Oktober 2020.

“Sosialisasi keselamatan ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mentaati aturan lalu lintas di perlintasan sebidang. Sehingga harapannya angka kecelakaan di perlintasan sebidang dapat ditekan,” ujar VP Daop 9 Jember, Agus Barkah Nugraha, Rabu (14/10/2020).

Dalam kegiatan ini, KAI menggandeng TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Pemerintah Daerah, Jasa Raharja, serta komunitas pencinta kereta api. Agus mengatakan, kolaborasi antara stakeholder sangat diperlukan karena keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama.

Baca Juga  Diselenggarakan Minimalis, Bersih Nagari HUT Tulungagung ke 815

Salah satunya, Kegiatan yang dilakukan di JPL Argopuro, dengan membentangkan spanduk dan membagikan brosur yang berisi himbauan pengendara saat akan melewati perlintasan sebidang.

Loading...

Sebagai informasi, Perlintasan sebidang merupakan perpotongan antara jalur kereta api dan jalan yang dibuat sebidang. Banyaknya perlintasan sebidang di sepanjang rel dikarenakan meningkatnya mobilitas masyarakat pengguna kendaraan yang harus melintas atau berpotongan langsung dengan jalan kereta api. Hal tersebut juga menjadikan perlintasan sebidang sebagai salah satu titik rawan kecelakaan.

Untuk menghindari terjadinya kecelakaan, pengguna jalan diwajibkan menaati aturan dengan berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai ditutup, dan/atau ada isyarat lain. Pengguna jalan juga wajib mendahulukan kereta api dan memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintas rel. Aturan tersebut telah tertuang dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 114.

Baca Juga  Emak-Emak Cantik Jadi Korban Jambret, Pelaku Naik N-max Terekam CCTV

Agus mengatakan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang ini akan terus berkesinambungan. Ia juga berpesan kepada masyarakat pengguna jalan agar selalu disiplin dan mengutamakan keselamatan.

“Dengan tertibnya masyarakat pengguna jalan dan peran optimal seluruh stakeholder, diharapkan keselamatan di perlintasan sebidang dapat terwujud. Sehingga perjalanan kereta api tidak terganggu dan pengguna jalan juga selamat sampai di tempat tujuan,” tutup Agus. (*)

Reporter: Rochman

Loading...

Tinggalkan Balasan