Kades Siti Marisa Tekuk Bupati Faida di PT TUN

Siti Marisa yang mengalahkan Bupati Faida dalam banding PTTUN.

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Calon Kepala Desa Subo, kembali tekuk Bupati Jember di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Surabaya.

Majelis hakim yang dipimpin oleh hakim Ahmad Arwoko dalam amar putusan nomor 238/8/2020/PT.TUN/SBY yang ditetapkan pada tanggal 7 Januari 2021 menguatkan keputusan PTUN Surabaya.

“Menguatkan keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara nomor:50/C/2020.PTUN SBY, tanggal 15 September 2020,yang dimohonkan banding,” tertulis dalam web PTTUN.

Majelis hakim juga menghukum dua pihak tergugat bupati dan Kades Subo Yani Romyatun yang telah dilantik oleh Bupati Faida.

“Menghukum pembanding I/tergugat Intervensi dan pembanding ll untuk membayar biaya perkara di tingkat pengadilan yang ditingkat pengadilan tingkat banding ditetapkan sebesar Rp 250.000,- secara tanggung renteng,”tertulis dalam poin 3 keputusan yang ditetapkan oleh majelis hakim.

Atas putusan majelis hakim PTTUN, Kades Subo terpilih Siti Marisa atau akrab dipanggil Ica menyambut gembira atas putusan tersebut meskipun saat ini dalam kondisi berduka. Nenek Ica hari ini meninggal dunia.

”Untuk saat ini perasaan saya campur aduk. Pertama orang yang saya sayangi nenek saya meninggal dunia, kedua setelah pemakaman saya mendapat kabar banding kita menang,” ungkap Ica.

Loading...

Pasca putusan tersebut Ica mengharapkan Bupati Faida segera melantik dirinya sebagai Kepala Desa Subo.

”Saya berharap Bupati Faida segara melantik saya tidak menunda-nunda lagi,” katanya.

Ica menginginkan Bupati Faida menjadi pemimpin yang adil dengan segera melantiknya.

”Ternyata saya salah, Bu Faida malah mengulur ulur waktu, seperti berpihak sebelah saja,”katanya.

“Saya berharap Bu Faida segera melaksanakan putusan banding tersebut,” tegasnya.

Sementara pihak Pemkab Jember saat dikonfirmasi melalui pesan WA Plt Diskominfo Gatot Triyono hingga berita ini diunggah belum menjawab.

Sebagai informasi kasus ini berawal duel Siti Marisa dan Yani Romyantun pada Pilkades pada tahun 2020 lalu. Pada pilkades tersebut Siti Marisa dikalahkan dengan selisih tipis.

Namun menurut Ica proses pilkades penuh kecurangan ada upaya kesengajaan untuk mengalahkan dirinya. Ica telah melakukan berbagai upaya dengan menyatakan keberatan dan gugatan perdata ke pengadilan negeri agar Bupati Faida tidak melantik rivalnya.

Namun Bupati Faida bergeming dan tetap melantik Yani Romyatun sebagai kepala desa. Gugatan di PN Jember kemudian ditolak, Ica kemudian menggugat ke PTUN dan hasilnya 9 September 2020 PTUN memenangkan gugatannya, namun pihak bupati melayangkan upaya banding di PTTUN.(*)

Reporter : Rio

Loading...

Tinggalkan Balasan