Kader Posyandu di Rogojampi Ciptakan APE dari Bahan Bekas

523
FOTO: Salah satu Kader Posyandu ketika mengikuti lomba Alat Permainan Edukasi

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Setidaknya terdapat puluhan kader Posyandu di Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Jawa Timur menciptakan APE (Alat Permainan Edukatif) yang berbahan dari daur ulang dan barang bekas.

Para kader Posyandu tersebut merupakan orang terpilih di masing-masing Desa di Kecamatan Rogojampi, pasalnya mereka mengikuti lomba APE yang digelar oleh PKK Kecamatan Rogojampi dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke 74.

Bertempat di pendopo Kecamatan Rogojampi, mereka bersaing untuk menjadi yang terbaik dalam lomba kreatifitas tersebut.

“Pesertanya taman posyandu Desa se Kecamatan Rogojampi,” kata Ketua Panitia lomba APE, Lutfi Nurihayati, pada Selasa (13/8/2019).

FOTO: Camat Rogojampi, Nanik Machrufi (tengah, baju hitam) berswafoto bersama PKK dan Kader Posyandu

Menurut Lutfi Nurihayati, APE yang dimaksud ini adalah alat permainan edukasi yang bisa dimainkan oleh anak usia 2-3 tahun.

“Kegiatan ini juga memotivasi para kader Posyandu agar kreatif mengolah bahan bekas, menjadi alat permainan edukatif untuk anak-anak di taman posyandu masing-masing desa,” ungkapnya.

Baca Juga  Cabuli Pelajar 17 Tahun Dengan Modus Ajak Main Game, Pelaku Gagahi 3 Kali

Para kader posyandu sangat antusias dalam kegiatan ini, dan para peserta memang menyiapkan bahan daur ulang, seperti plastik, kardus, kertas, dan bahan daur ulang lainnya.

“Alat permainan edukasi ini juga diperuntukan agar balita betah di taman posyandu,” ucapnya.

Loading...

Pantauan Kabarjawatimur.com, kader taman posyandu Mawar asal Desa Gitik membuat inovasi APE berupa ‘Buku Pintar’ yang terbuat dari barang bekas seperti kain perca, kardus, sedotan, kotak nasi dan kertas lipat.

Salah satu kader taman posyandu Mawar, Hariyani menjelaskan, buku pintar ini sangat berguna bagi anak-anak balita, sebab APE tersebut mencangkup semua aspek.

“Banyak aspek dalam inovasi buku pintar ini dalam hal pembelajaran,” cetusnya.

Baca Juga  Polisi Tangkap Kawanan Pencuri Sepeda Motor di Bangkalan
FOTO: Contoh inovasi buku pintar, inovasi dari peserta APE

Selain pembelajaran, masih Hariyani, inovasi ini juga melatih sensor motorik kasar dan halus pada anak-anak.

“Disitu juga mengajarkan anak-anak mengenal angka, huruf, ragam buah, bangun datar, dan juga waktu,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Rogojampi, Nanik Machrufi mengapresiasi atas kegiatan ini, menurutnya inovasi yang kreatif tersebut memberikan dampak positif bagi perkembangan anak usia dini, sehingga nantinya melahirkan anak-anak yang cerdas dan mewujudkan anak Indonesia yang sehat, cerdas dan ceria.

“Anak usia dini merupakan periode yang penting dalam kehidupan manusia menjadikan anak yang berkarakter sesuai bakat dan minat,” papar Nanik.

“Sehingga mereka nanti dapat menjadi generasi emas dan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa di masa mendatang,” pungkasnya.

Reporter: Rochman
Editor: Rizky

Loading...
Artikulli paraprakPenanggung Jawab PT. Sinar Suri Sukomanunggal Dikejar Polisi
Artikulli tjetërAda Ratusan Rumah Warga di Dalam Kawasan Kampus Universitas Jember

Tinggalkan Balasan