Respon Cepat Masyarakat Kledung Bayar PBB, Bertepuk Sebelah Tangan

156

PACITAN, (Kabarjatim.id)- Sungguh malang nasib warga masyarakat Desa Kledung, Kecamatan Bandar, Pacitan. Bagaimana tidak, disaat ada himbauan untuk membayar pajak bumi bangunan (PBB), warga masyarakat dengan antusiasnya segera membayar.

Namun, respon cepat yang dilakukan warga masyarakat di Desa Kledung tersebut tidak terbalaskan sesuai dengan angan-angan dan harapan.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Sigit Susilohardi, Kepala Desa Kledung, saat ditemui kabarjatim.id di ruang kerjanya, Kamis (16/05/2019) siang.

“Pajak PBB sewilayah Kecamatan Bandar, kita selalu ranking satu. Tapi kondisi seperti itu tidak sesuai harapan, kewajiban kami selalu berusaha untuk memenuhi, tapi hak-hak kami yang ada di desa sangat berkurang. Contohnya jalan PU rusak,di wilayah kami kondisi ini tidak bisa disembunyikan dan bisa di cek keberadaannya,” ungkapnya.

Sigit mengatakan, dalam kurun waktu lima tahun mulai 2014 hingga sekarang, jalan kabupaten belum pernah tersentuh pemeliharaan. Dengan kondisi tersebut, semakin lama sudah barang tentu sangat memprihatinkan.

Baca Juga  Dinilai Aman, Polisi Turunkan Jumlah Personil Pengamanan Sidang MSAT

“Selama ini, Desa Kledung belum pernah merasakan pemerataan pembangunan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan, terutama jalan. Padahal, hak rakyat sama soal pemerataan,” ujarnya.

Sebenarnya, lanjut Sigit, pemerintah desa sudah mengajukan proposal ke intansi terkait, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dengan harapan agar segera ada perbaikan jalan. Akan tetapi, tidak ada respon sedikitpun layaknya dianak tirikan.

Loading...

“Proposal sudah berulang-ulang, tapi kenyataannya mungkin belum kebagian dana atau bagaimana, kami sendiri juga tidak tahu,” imbuhnya.

Selaku Kepala Desa, pihaknya mewakili seluruh warga Desa Kledung sangat berharap, agar pihak Pemkab Pacitan segera mendengar jeritan hati masyarakat.

“Masyarakat sangat berharap jalan ini segera diperbaiki, biar perekonomian di Desa Kledung ini tidak lumpuh lagi saat musim hujan datang,” harap Sigit.

Baca Juga  Cabuli Pelajar 17 Tahun Dengan Modus Ajak Main Game, Pelaku Gagahi 3 Kali

Sementara, ditemui di tempat berbeda Harto (40), salah satu warga Desa Kledung yang berprofesi sebagai sopir angkutan atau andongan desa membenarkan pernyataan kepala desanya tersebut.

Menurutnya, waktu musim hujan kondisi jalan poros penghubung antara Desa Kledung, Kecamatan Bandar menuju ke Desa Ploso, Kecamatan Tegalombo sangat licin, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melaluinya, sehingga perekonomian warga masyarakat pun lumpuh.

Jika musim hujan jalan di tempat, warga tidak dapat bekerja. Tidak berani keluar, karena kondisi jalannya parah dan tidak bisa dipaksakan.

“Kami selaku rakyat kecil sangat berharap jalan ini segera dapat perbaikan, semoga saja pemerintah di atas mendengar dan segera menindaklanjuti,” ungkap Harto.
(Yuan)

Teks foto : Jalanan Desa Kledung.

Editor : Eko

Loading...
Artikulli paraprakAinur Rohim Jabat Ketua PWI Jatim Gantikan Akhmad Munir
Artikulli tjetërGuru di Sumenep Terancam Denda 1 M, atau Penjara 6 Tahun

Tinggalkan Balasan