KA Wijaya Kusuma Kembali Beroperasi tanggal 4 dan 11 Oktober

73
Kereta Api

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember kembali mengoperasikan KA Wijaya Kusuma relasi Ketapang-Cilacap (PP). Untuk sementara, KA Wijaya Kusuma hanya dioperasikan pada tanggal 4 dan 11 Oktober 2020.

Hal ini dilakukan merujuk data okupansi pelanggan pada bulan September, yang menunjukkan setiap weekend selalu mengalami kenaikan okupansi pelanggan.

“Oleh karena itu, untuk mengakomodasi kebutuhan pelanggan di akhir pekan, kami menghadirkan kembali KA Wijaya Kusuma,” ujar Vice President KAI Daop 9 Jember Agus Barkah Nugraha, Sabtu (3/10/2020)

Agus Barkah mengatakan di bulan September ini, rata-rata volume pelanggan per hari pada weekend sebesar 1.952 pelanggan, naik 37% dibandingkan dengan rata-rata volume pelanggan per hari pada hari kerja yaitu 1.429 pelanggan.

“KA Pandanwangi relasi Jember-Ketapang menjadi favorit masyarakat dengan volume rata-rata harian sebanyak 743 pelanggan. Sedangkan untuk KA jarak jauh, KA Probowangi merupakan yang paling diminati pelanggan dengan volume rata-rata harian sebanyak 418 pelanggan,” katanya.

Baca Juga  Bakul Bakwan Punya Kerja Sampingan, Membuatnya Ditangkap Polisi

Sejak beroperasi kembali pada bulan Juni, KAI Daop 9 Jember mencatat kenaikan okupansi pelanggan setiap bulannya. Pada bulan September KAI Daop 9 Jember telah melayani sebanyak 49.135 pelanggan, naik 12% dibanding bulan Agustus sebanyak 43.967 pelanggan.

Loading...

Selama beroperasi, KAI Daop 9 Jember selalu menerapkan protokol kesehatan, di antaranya menyediakan wastafel portable yang mudah dijangkau, handsanitizer, alat pengukur suhu badan (maks 37,3) baik saat boarding maupun di atas KA, membagikan faceshield, membatasi kapasitas tempat duduk maks 70%, dan melakukan pembersihan pada area yang sering dipegang secara bergantian. KAI Daop 9 Jember mengingatkan kepada para pelanggan KA untuk selalu menggunakan masker minimal 3 lapis.

Khusus untuk persyaratan KA jarak jauh, pelanggan wajib menunjukkan dokumen kesehatan seperti Surat rapid tes/pcr dengan hasil nonreaktif/negatif atau Surat keterangan bebas gejala influenza dari puskesmas/RS.

Baca Juga  Peringkat Naik, Jember Menjadi Kabupaten Layak Anak Peringkat Nindya 2022

Terkait dengan Rapid test, KAI Daop 9 Jember bekerjasama dengan RNI menghadirkan fasilitas Rapid-test dengan harga 85.000,- yang tersedia di Stasiun Jember & Stasiun Ketapang.

Dalam pemeriksaannya, apabila kedapatan hasil reaktif, maka pelanggan akan diarahkan untuk membatalkan tiket secara online melalui aplikasi KAI Access, selain itu juga akan menerima pembatalan 100% diluar bea pesan, maksimal 30 hari dari tanggal keberangkatan.

KAI mengimbau pelanggan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. Cek jadwal dan pesan tiket KA yang masih beroperasi di aplikasi KAI Access, Web KAI, dan seluruh channel resmi penjualan tiket lainnya. (*)

Reporter: Rochman

 

Loading...
Artikulli paraprakKaryawan Toko Ban di Surabaya Gantung Diri, Tinggalkan Surat Wasiat
Artikulli tjetërIni Identitas ‘Pegoes’ yang Tewas Terlindas Truk di Mbah Ratu Surabaya

Tinggalkan Balasan