Jum’at Bersih, Pegiat Wisata Bersihkan Pantai Jemberan Watu Ulo-Papuma

72

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) Sejumlah aktifis dan pegiat wisata dan sejumlah pejabat pengelola Wana Wisata Pantai Papuma melakukan aksi Jumat bersih, (1/10/2021).

Dengan membawa kantong plastik, mereka mengambil satu persatu sampah-sampah non organik yang mencemari pasir Pantai Jemberan Watu Ulo dan pantai Papuma.

Aksi bersih lokasi wisata ini juga untuk
memperingati Hari Kesaktian Pancasila.

Sampah yang berhasil diambil kemudian dimasukan kedalam satu tempat untuk dibawa ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) terdekat.

Menurut Sukri salah seorang pegiat wisata, aksi bersih-bersih pantai ini untuk menumbuhkan gairah masyarakat untuk menjaga kebersihan dan keindahan pantai legendaris ini.

“Kegiatan ini kami lakukan bersama Kelompok Kuliner Watu Ulo dan Pengelola Wana wisata Papuma dimaksudkan untuk meningkatkan gairah masyarakat dalam menjaga kebersihan pantai Watu Ulo dan Papuma,”kata Sukri saat dikonfirmasi, Jumat sore (1/9/2021).

Loading...
Baca Juga  Kejari Sumenep Tetapkan Dua Tersangka Pengadaan Kapal Tanpa Tender Senilai Rp 8 Miliar

Sukri kemudian menjelaskan dengan pantai yang bersih dapat berdampak pada peningkatan kunjungan wisata. Pada akhirnya bermuara pada peningkatan sektor perekonomian masyarakat setempat.

“Sehingga harapan peningkatan kwantitas pengunjung dapat terwujud yg dampaknya adalah pada peningkatan perekonomian masyarkat sekitar wilayah tersebut,”jelasnya.

Sementara itu menurut Agus MM seorang aktifis yang selama ini memperjuangkan wisata murah terintegrasi, gerakan itu telah direspon pihak Pemkab Jember dengan pihak Kesatuan Bisnis Mandri (KBM) Divre Perhutani Jawa Timur.

“Gerakan wisata murah terintegrasi yang kita gaungkan bersama masyarakat pelaku wisata dan kuliner sekitar Watu Ulo telah direspon,”katanya.

Pertemuan tersebut kemudian akan menghasilkan kebijakan baru terkait tiket atau karcis.

“Pada hasil pertemuan antara kami dengan General Manager KBM Divre PERHUTANI Jawa Timur Berthus Sudarmeidi.
Insyaallah akan segera dilakukan kebijakan oleh Perum Perhutani berupa “One Day Service Free Entry Ticket Every Saturday For Visitor,” ungkapnya.

Baca Juga  Mantan Penyidik Polres Jember Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kapolres Jember: Akan Ditindak

Sementara itu Didik Muzanni pegiat lainnya memuji reaksi positif para pengambil kebijakan di Divre langkah yang cukup luar biasa dari Perhutani dalam merespon keinginan dari masyarakat Kabupaten Jember.

“Kami sangat mengharapkan Kebijakan Pemerintah Kabupaten Jember dalam mengintegrasikan wisata pantai selatan tersebut mampu memenuhi keinginan masyarakat untuk mendapatkan wisata murah yang sekaligus dapat mewujudkan kondusifitas pelaku wisata Pantai Papuma dan pelaku Wisata Pantai Watu Ulo,”katanya.

“Dengan demikian akan terjadi peningkatan perekonomian dan rasa turut memiliki kelestarian obyek wisata tersebut,”terangnnya.

Maka menurut pria berprofesi sebagai letani itu masyarakat se menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah Kabupaten Jember dan Perum Perhutani untuk segera mengimplementasi MoU sebagaimana telah dicetuskan pada pertemuan audiensi pertama di Kantor Bupati Jember. (*)

Reporter: Rio

Loading...
Artikulli paraprak28 Perwira Naik Pangkat, Gubernur AAL: Naik Pangkat Tidak Otomatis
Artikulli tjetërAxel Vinesse by UBS Gold Percantik Gaya Hidup Urban ala Kaum Muda Indonesia

Tinggalkan Balasan