Jumat Berkah, PMI Bagi Masker dan Nasi Gratis

25

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Sejumlah Pengurus, pegawai dan relawan jalan sambil bagi masker dan nasi bungkus dengan jalan kaki dari markas PMI Kabupaten Jember jl Jawa sampai ke Alun-Alun Jember.

Disepanjang jalan mereka melakukan sosialisasi penerapan Protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 kepada masyarakat yang ada di jalan.

Pembagian masker dan nasi bungkus dipimpin langsung oleh Ketua PMI kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH. Acara bagi masker dan nasi bungkus baru pertama kali digelar oleh PMI Kabupaten Jember. Acara ini sebagai pengembangan acara senam bersama yang dilaksanakan hari jumat tiap dua minggu sekali.

“Alhamdulillah teman-teman pengurus, pegawai dan relawan PMI jalan sehat dari markas ke alun-alun sambil bagi masker dan nasi bungkus untuk mereka yang membutuhkan. Masyarakat menyambut baik aksi PMI,” kata Ketua PMI kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH.

Loading...
Baca Juga  Diguyur hujan abu vulkanik, PMI Jember Bagikan 500 Masker

Lebih lanjut dijelaskan, acara jalan santai sambil berbagi yang dilaksanakan pengurus, pegawai dan relawan PMI akan dibuat secara rutin.

“Rencana kita akan dibuat rutin agar pengurus, pegawai dan relawan PMI agar sehat, juga menggelar aksi sosial berupa bagi-bagi masker dan nasi bungkus,” ungkapnya. Hanya saja, jalur jalan santainya akan diubah.

Marzuki menilai, masih cukup banyak masyarakat yang mengabaikan protocol kesehatan.

”Saya lihat di jalan masih banyak yang tidak pakai masker, maka kami aktif turun ke bawah sosialisasi agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Saat ini Covid-19 meluas lagi, korban terus berjatuhan,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, masyarakat menjalankan protocol kesehatan dengan ketat tidak hanya untuk masyarakat tetapi juga untuk dirinya sendiri dan untuk keluarga di rumah.

Baca Juga  Sosialisasi Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan, Bersama Dokter Anak dan Kominfo Bojonegoro

“Kasihan anggota keluarga di rumah yang masih kecil, sudah tua yang kekuatan imunnya rendah. Mereka jika tertular Covid-19 maka akan berbahaya,” imbuhnya. (*)

Reporter: Rio

Loading...
Artikulli paraprakSIG Bersama 9 BUMN Klaster Infrastruktur Sinergi Dirikan Institut Penelitian
Artikulli tjetërKabupaten Jember yang Ikutkan RT/RW dalam BPJS Ketenagakerjaan

Tinggalkan Balasan