Jukir Nakal di Pasar Besar Malang Akhirnya Dikenakan Tipiring

19
Jukir nakal akhirnya dikenakan tindak pidana ringan (tipiring)
MALANG (kabarjawatimur.com) Polisi tidak menemukan adanya dugaan pencurian sepeda motor dalam kasus yang menyeret juru parkir( Jukir) pasar besar yang menggunakan karcis RSSA Kota Malang.

“Disamping korban tidak sempat melapor, dalam kasus ini polisi hanya menemukan adanya penggenaan karcis parkir yang bukan untuk peruntuk-kannya,” ungkap Iptu Irwan Tjatur, Kanit Reskrim Polsek Klojen pada Kabar Jawa Timur , Selasa ( 6/9/2016).

Dalam kasus ini, pihaknya langsung turun ke lokasi dan melakukan penyelidikan. “Hasilnya kita amankan salah satu jukir dimana ada tanda pengenalnya sebagai juru parkir RSSA beserta sejumlah karcis RSSA yang belum beredar”, jelasnya.
Hanya saja pada kasus ini, polisi hanya menggenakan pada Perda yang mengaturnya. “Tetap kita proses,dan hanya dikenakan pada Tipiring saja “, imbuhnya.
Sementara itu, Soeko Harriyanto, bagian pengawasan parkir pada Dishub Kota Malang pada Kabar Jawa Timur menyatakan Jukir yang diamankan di Polsek Klojen. “Yang bersangkutan telah melanggar Perda No. III tahun 2015 tentang jasa parkir, dimana kewenangan dishub adalah melakukan pembinaan.”ujarnya.
Diakuinya pihaknya merasa kecolongan dengan ulah Jukir Nakal ini. “Yang pasti kasus ini akan kita laporkan ke pimpinan guna diambil tindakan.Bahkan Dishub merasa terbantu dengan adanya pemberitaan dari mass media yang mengungkap kasus ini,”jelasnya.
Hanya saya pada kasus ini, jelas Jukir telah lakukan kesalahan. “Jukir sudah jelas menggunakan karcis bekas, karena itu pihaknya menghimbau agar masyarakat meminta sobekan karcis parkir pada jukir “, tandasnya.
Penulis : Mas Aris, Editor : Budi, Publisher : Gunawan
Loading...
Baca Juga  3 Pegawai Positif Covid-19, Dispendukcapil Blitar Ditutup

Tinggalkan Balasan