Regular yang dijual A, diamankan.

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)- Praktik jual beli tabung oksigen diatas Harga Eceran Tertinggi (HET), dibongkar oleh Tim Intelejen Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya.

Kepala Kejari Surabaya, Anton Delianto mengatakan, pihaknya telah mengamankan seorang pria berinisial A pada Selasa (27/7/2021) siang sekitar pukul 14.00 WIB. A sendiri merupakan pegawai salah satu perusahaan penjualan alat kesehatan (alkes) di Surabaya.

Anton menjelaskan, penangkapan itu berawal dari adanya informasi masyarakat perihal penjualan tabung oksigen yang melampaui harga di pasaran.

“Informasi yang kami dapat dari masyarakat, jual tabungnya kok mahal,” jelas Anton, Selasa (27/7/2021).

Sebelum membongkar kasus tersebut, petugas melakukan undercover dengan membeli 2 unit tabung oksigen.

Saat itu, didapati kebenaran jika tabung dijual diatas harga rata-rata. Kemudian, petugas membawa A usai berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya.

Baca Juga  Dukung Pembangkitan UMKM, Pemprov Jatim Bersama OJK Regional 4 Jatim Gelar HUT ke 76

“Saat ini, (A) telah diserahkan ke Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.

Loading...

Sementara itu, Kasubsi C Intel Kejari Surabaya, Candra Anggara menuturkan, penangkapan A dan pembongkaran kasus itu merupakan instruksi dari Jaksa Agung RI untuk mendukung PPKM Level 4.

Intruksinya melakukan penindakan terhadap setiap orang atau kelompok yang berusaha menimbun, mempermainkan harga, hingga menghambat distribusi obat-obatan dan alat kesehatan terkait penanganan Covid-19.

Data yang diperoleh dari Kejari Surabaya menyebutkan, A diketahui merupakan pekerja dari PT FM yang berlokasi di kawasan Mulyosari. A diketahui menjual tabung oksigen diatas harga kewajaran, yaitu Rp 4,5 juta untuk tabung ukuran 1 M³.

“Tim intelejen beli 2 tabung, janjian COD (Cash On Delivery) Rp 11 juta, 2 tabung dan regulator. Harga normal sekitar Rp 1 juta lengkap dengan tabungnya. A menjual lengkap Rp 6,5 juga, oksigen saja Rp 6,5,” tutupnya.

Baca Juga  Pemkab Jember Siapkan 1200 Aset Diukur BPN Didampingi KPK

Selain mengamankan A, petugas juga menyita tabung oksigen beserta kelengkapannya sebagai barang bukti seperti troli dan regulatornya.(*)

Reporter : Eko

Loading...
Berita sebelumyaTerkenal Sadis, Pria ini Ditembak Setelah Emak Emak Teriak
Berita berikutnyaPenerima PKH dan BST Terima Tambahan Bantuan Beras 10 Kg

Tinggalkan Balasan