Jember Kembali Gelar Festival Cerutu Internasional

51

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Festival Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI) 2021 digelar secara resmi dengan dilakukan pembukaan di Aula PB Sudirman Kantor Pemkab Jember, Jumat (26/11/2021) malam. Festival tersebut berlangsung selama 3 hari berakhir hari Minggu kemarin (28/11/2021).

Even cerutu tahunan ini sudah ketiga kalinya digelar. Dengan tema Welcome to Jember, dan menampilkan sisi pariwisata serta bisnis cerutu sebagai produk unggulan Indonesia.

Kegiatan even ini juga menggandeng pelaku UMKM serta ekonomi kreatif sebagai pendukungnya. Digelar selama 3 hari di Jember.

“Acara ini mengedepankan sekaligus menguatkan, bahwa kota Jember dengan simbolnya Daun Tembakau mempunyai banyak potensi. Sesuai dengan arahan Bapak Presiden. Harus produk jadi yang keluar daerah. Nah produk jadinya di Kabupaten Jember (dari daun tembakau) adalah cerutunya,” kata Ketua Panitia JKCI 2021 Febrian Kahar saat konferensi pers di Kantor Pemkab Jember.

Menurut Febri, even JKCI 2021 merupakan acara lanjutan. Setelah pada tahun 2019 lalu, Kabupaten Jember ditetapkan sebagai Kota Cerutu Indonesia.

“Mendampingi Jember Kota Karnaval Dunia dan Jember Kota Robusta Indonesia,” katanya.

“Yang kedua, Jember juga merupakan kota keanekaragaman seni, yang ketiga (dengan keunggulannya) potensi UMKM,” sambungnya.

Festival Jember Kota Cerutu Indonesia tahun 2021 ini dihadiri 218 undangan.

“Dimana 65 persennya adalah dari sektor swasta, pengusaha, dan penikmat cerutu dimana 12 diantaranya adalah dari luar negeri yaitu : Nigeria, Laos, Peru, Ukraina, Malaysia, Jerman dan Australia,” sebutnya.

“Hari ini juga ada 20 UMKM yang kita sajikan kepada 4 kedutaan (yang turut hadir dalam acara). Mereka datang ke Jember, melihat banyak potensi yang ada di Jember. Yang diutamakan di Jember, yakni penguatan branding, menjual produk unggulan Jember ke luar negara asing. Ini akan membuat sebuah representatif, perwakilan produk Jember ke negara asing, yang nantinya dimulai dari Malaysia,” imbuhnya.

Baca Juga  DPRD Surabaya Maksimalkan Fungsi Pengawasan, Agar APBD 2022 Tepat Sasaran

Even internasional ini diapresiasi oleh Bupati Jember Hendy Siswanto. Terlebih para delegasi mancanegara yang datang juga akan melakukan kontrak pembelian cerutu.

“Malam hari ini, kami bersama BIN Cigar merayakan dan mendeklarasikan (JKCI) Jember Kota Cerutu Indonesia. yang dilaksanakan mulai tanggal 26-28 November,” ucap Hendy saat konferensi pers.

Even JKCI itu akan digelar selama 3 hari. “Malam ini hari pertama, yakni pameran UMKM produk Jember sekaligus dengan gala dinner di Aula PB Sudirman dan dihadiri oleh Duta besar dari beberapa negara. Juga turut dihadiri para pembeli dari luar negeri juga tentunya,” katanya.

Loading...

“Untuk besok acaranya cigar (menikmati cerutu daun tembakau), kalau untuk malam ini deklarasinya JKCI.
Dan juga malam hari ini kami melakukan kontrak MOU dengan beberapa negara dan juga UMKM Jember. Dari BIN Cigar juga InsyaAllah akan melakukan kontrak,” sambungnya.

Selain itu, diketahui juga dalam even tersebut juga turut hadir artis top tahun 90an Jeremy Thomas.

Dalam kesempatannya hadir di even JKCI 2021, Jeremy mengungkapkan secara khusus tentang kualitas Tembakau Jember

“Terkait kualitas daun tembakau di Jember, saya bersama mitra saya membikin edisi spesial (lokal cigar) Jeremy Thomas pabriknya di Jember. Bersama pengrajin (cerutu) juga BIN Cigar,” kata Jeremy saat dikonfirmasi sejumlah wartawan disela kegiatannya, Jumat (27/11/2021) malam.

Baca Juga  Bupati Lamongan MoU dengan Universitas Islam Lamongan,Komitmen Majukan Dunia Pendidikan

Alasan Jeremy membuat edisi khusus lokal cigar dengan nama produk dirinya sendiri. Menurutnya, Kabupaten Jember memiliki nilai historis terkait potensi daun tembakau.

Sampai kemudian bisa menghasilkan kualitas produksi lokal cigar unggulan yang berkualitas.

“Sehingga industri (lokal cigar) ini harus tumbuh berkembang, dan mendapat support dari kita-kita yang berada di media industri ini. Jadi di empowering (diberdayakan, red), dipromosikan supaya memberi efek domino terhadap petani, pengrajin, atau pabrik-pabrik (lokal cigar) di sini (Jember) berkembang,” bebernya.

Terkait produk edisi lokal yang dilakukan artis Jeremy Thomas. Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi juga mendukung pernyataan yang disampaikan artis tersebut.

Pria yang akrab dipanggil Ra Itqon ini juga berharap, potensi dari lokal cigar Jember bisa memberikan manfaat dan menggerakkan roda perekonomian di Jember.

“Ini tentu sesuatu yang sangat membanggakan dan sangat saya apresiasi. Apalagi informasi ada investor yang akan membuka pabrik cerutu atau memproduksi lokal cigar edisi khusus dari artis 90an Jeremy Thomas,” kata Ra Itqon saat dikonfirmasi terpisah

Ia mendukung adanya potensi dari lokal cigar Jember, yang ditangkap oleh investor dari luar Jember.

“Karena dengan adanya produksi yang dilakukan bisa membuka peluang bagi tenaga kerja lokal. Yang kedua, Jember tidak hanya menjual mentahan (daun tembakau) ada added value (nilai tambah, red) istilahnya,” ucap legislator dari PKB ini.

“Sehingga saya yakin bisa menggerakkan roda perekonomian di Jember. Hal ini pun, sejalan dengan logo Daun Tembakau, jadi kualitas itunya (potensinya) yang diangkat,” imbuhnya. (*)

Reporter: Rio

Loading...
Berita sebelumyaAnggota DPRD Provinsi Jatim Ajak Milenial Manfaatkan IT untuk Berwirausaha
Berita berikutnyaPJB Ciptakan Inovasi Trichompos Guna Tingkatkan Produktifitas Petani Kopi

Tinggalkan Balasan