Jember Dua Kali Diguncang Gempa, Anggota DPRD Berlarian

6
Ilustrasi

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Dua guncangan gempa dua kali dirasakan warga Jember. Gempa bumi tektonik yang terjadi Kamis siang (19/9/2019) sekitar pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang disampaikan BMKG melalui grup whatsapp grup relawan bencana BPBD Jember, menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo Mw=6,1 dan Mw=6,0.

Episenter gempabumi pertama terletak pada koordinat 6,1 LS dan 111,86 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 88 km arah timur laut Kota Rembang, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah pada kedalaman 620 km. Episenter gempabumi kedua terletak pada koordinat 6,24 LS dan 111,84 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 75 km arah timur laut juga di wilayah daerah yang sama, namun pada kedalaman 623 km. Dua gempa bumi ini terjadi dengan selisih waktu 25 menit dan jarak episenter 21 km.

Baca Juga  Pandemi COVID-19, Disdik Bangkalan Diminta Perhatikan Nasib Guru Sukwan

“Info di grup whatsapp itu, dirasakan sejumlah warga dan relawan di Tempurejo, Desa Sanenrejo, dan juga di Grenden, Puger,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Heru Widagdo saat dikonfirmasi wartawan melalui ponselnya.

Loading...

Terkait adanya dampak dari guncangan gempa tersebut. “Hingga pukul 5 sore ini belum ada laporan dampak kerusakan gempa. Tetapi para relawan dan personel TRC BPBD Jember yang tersebar di seluruh wilayah kecamatan di Jember sudah melakukan pemantauan,” ujarnya.

Untuk nantinya dapat segera melaporkan dampak dari gempa tersebut. “Sehingga nantinya akan segera kami tindaklanjuti. Tapi untuk saat ini belum ada laporan dampak kerusakan akibat gempa yang lumayan terasa kencang itu,” ujarnya.

Baca Juga  Kantah Surabaya II Serahkan 35 Sertifikat dan 93 Peta Bidang ke Pemkot

Guncangan gempa yang terasa seakan ada truk lewat itu, kata Heru, juga dirasakan di beberapa wilayah. “Dari BMKG laporannya, Kedua gempabumi ini dirasakan di Madura, Malang, Denpasar, Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Sumbawa, Bima, Cilacap, Purworejo, Yogyakarta, Lumajang, Tuban, Trenggalek, Surabaya, dan Bandung,” sebutnya. (*)

Reporter: Rio

 

Loading...

Tinggalkan Balasan