BLITAR, (Kabarjawatimur.com) – Polres Blitar Kota menggelar deklarasi kepatuhan terhadap protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 dalam pelaksanaan tahapan Pilwali 2020, Kamis (10/9/2020).

Deklarasi diikuti KPU, Bawaslu, Gugus Tugas, DPRD, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan partai politik, dan organisasi masyarakat. Mereka berkomitmen disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan Pilwali Blitar 2020.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela mengatakan saat ini masih pandemi Covid-19.Tren kasus Covid-19 secara nasional terus meningkat termasuk Kota Blitar. Tetapi, pesta demokrasi harus tetap dilaksanakan.

“Pada pelaksanaan tahapan Pilkada serentak masih ditemukan pelanggaran protokol kesehatan. Untuk itu, dalam kegiatan ini, kami semua berkomitmen disiplin mematuhi protokol kesehatan dalam melaksanakan tahapan Pilkada,” kata Leonard.

Baca Juga  Peringati HUT Lantas, 63 Anggota Polantas Gresik Jadi Ortu Asuh Anak Yatim Covid
Loading...

Dikatakannya, aturan penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan tahapan Pilkada sudah ada.Yaitu, PKPU No 6 Tahun 2020 dan PKPU No 10 Tahun 2020 sudah mengatur tegas terkait penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan tahapan Pilkada.

“Dari TNI, Polri, dan Pemkot juga sudah ada payung hukum yakni Inpres No 6 Tahun 2020 tentang peningkatan pendisiplinan protokol kesehatan,” katanya.

Menurut Leonard, terkait sanksi pidana terhadap pelanggaran protokol kesehatan menjadi wewenang polisi tapi dalam konteks berbeda.Bagi siapa saja yang tidak patuh atau melakukan perlawanan hukum bisa dijerat pasal 212 KUHP, pasal 216 KUHP, dan pasal 218 KUHP.

“Itu upaya terakhir dalam penindakan. Sekarang kami lebih fokus dalam upaya pencegahan terlebih dulu,” katanya. (*)

Baca Juga  ISNU dan FRB Rogojampi Kolaborasi Layani Vaksinasi Gratis

Reporter: Gilang Bahtiar

Loading...
Berita sebelumyaDongkrak Produksi Migas, Anjungan PHE-12 Segara Diaktifkan
Berita berikutnyaAl Hidayah Surabaya Komitmen Menangkan Machfud Arifin-Mujiaman

Tinggalkan Balasan