Presdir PT Freeport Indonesia Tony Wenas didampingi Dirut PT BKMS Bambang Soetiono saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di kawasan JIIPE

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Menjelang pembangunan pabrik smelter di kawasan JIIPE (Java Integrated Industrial and Port Estate) Manyar, Gresik, PT Freeport Indonesia (PTFI) melakukan vaksinasi terhadap seluruh pekerja proyek guna meminimalisir penularan covid-19.

Hingga akhir tahun 2021 akan ada 1.500 pekerja yang akan divaksin. Untuk tahap awal, ada 73 karyawan dari tim PTFI yang divaksin. Selanjutnya pekerjaan kontruksi akan dikerjakan oleh Chiyoda International Indonesia selaku kontraktor EPC.

Diketahui, ada sekitar 40 ribu karyawan yang akan dipekerjakan Chiyoda. Yang mana 20 ribu di antaranya akan dipekerjakan pada periode 2 tahun pertama. Mereka masuk dalam program vaksinasi yang dilakukan dalam proyek smelter ini.

Loading...

“Dengan demikian, kami berharap kegiatan konstruksi Smelter Manyar dapat segera kami teruskan sebagai kelanjutan dari penandatangan kontrak EPC pada Juli lalu,” ujar Presiden Direktur PTFI Tony Wenas, Jumat (13/8).

Baca Juga  Atlet PON Jatim Dikarantina

Sedangkan sisanya, lanjut Toni, diharapkan akan mengikuti program vaksinasi pemerintah. Dia menegaskan bahwa hal ini merupakan bagian dari protokol kesehatan yang PTFI lakukan di proyek Smelter Manyar.

Melalui program vaksinasi gotong royong ini, PTFI berharap dapat mencegah penularan Covid-19 di area kerja dan tahap konstruksi dapat berjalan dengan baik. Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan 5 M.

Vaksinasi ini diharapkan dapat mengoptimalkan upaya perusahaan menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman tidak hanya bagi seluruh karyawannya, tapi bagi masyarakat di sekitar area kerja perusahaan.

Selain berkomitmen melindungi seluruh karyawannya dari ancaman penularan Covid-19, PTFI mengklaim terus terlibat dalam upaya memitigasi Covid-19 di lingkungan masyarakat sekitar area kerja perusahaan di Mimika. Salah satunya adalah dengan mengkonversi satu dari dua pabrik oksigen PTFI untuk menghasilkan oksigen medis.

Baca Juga  Sambangi BMKG Bawean, Bupati Gresik Berharap Bencana Mudah Terdeteksi

Menurut Tony perusahaan berhasil melakukan konversi dan telah mendonasikan 100 tabung oksigen bervolume 7 liter untuk memenuhi kebutuhan tabung oksigen di RSUD Timika dan RS Mitra Masyarakat di Timika pada awal Agustus lalu.

“Oleh karena itu, PTFI akan terus mengembangkan kegiatan konversi ini untuk membantu kebutuhan oksigen medis untuk penanganan pasien Covid-19 di Mimika, Papua,” pungkasnya.

Reporter : Azharil Farich

Loading...
Berita sebelumyaJalin Kedekatan, Kapolres Magetan Silaturahmi dengan Tokoh Agama
Berita berikutnyaKe Kanwil Jatim, HMI Minta Pegawai ATR/BPN Bangkalan Dirombak Total

Tinggalkan Balasan