Jelang Munas VIII LDII Bakal Digelar Tanpa Kertas (Papperless)

13
Munas VIII LDII: Digelar tanpa kertas guna mendukung gerakan internet sehat program pemerintah

SURABAYA (kabarjawatimur.com) – Jelang Musyawarah nasional (Munas) ke-8 Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) bakal dihelat tanpa kertas (paperless) di Balai Kartini, 8-10 November 2016 mendatang, Jakarta.

Rencana Munas ini, Ketua DPP LDII, Ir H. Chriswanto Santoso M Sc menjelaskan adanya ide paperless kegiatan Munas bertujuan adaptasi terhadap percepatan teknologi informasi yang makin berkembang dan pertama diadakan menghadapi era digital yang semakin berkembang.

“Ide paperless Munas VIII LDII ini digagas pertama kali. Dan seluruh peserta akan difasilitasi laptop selama kegiatan berlangsung. Dimana peserta akan diikuti 2000 anggota tersebar di 34 Provinsi se-Indonesia mewakili dari 400 Kab/Kota cabang masing-masing yang sejalan dengan percepatan teknologi,” paparnya, Senin (03/10/2016).

Loading...
Baca Juga  Hendak Kabur ke Madura, Penjual Nasi Babat Dibekuk Polisi

Chriswanto menambahkan, karena ormas LDII ini sebagai fungsi kontrol moral dengan melibatkan unsur ulama’. Munas paperless pertama kali ini akan diwakili anggota provinsi 2 orang (Ketua dan Sekretaris), Kab/Kota 1 orang Ketua. Semua akan dilibatkan, termasuk pondok pesantren dan lembaga pendidikan yang sudah disiapkan sebanyak 84 SDM tim IT alumni pesantren.

Tak hanya sekedar penghematan, Munas paperless LDII ke-8 ini, Chriswanto juga merinci kesiapan dengan membuat akses server tertutup selama sidang pembukaan sampai pendaftaran secara online bisa diakses anggota.

“Guna kelancaran, besok Selasa (04/10/2016), kami juga sudah ada rencana audiensi dengan Sesmen (Sekretaris Kementerian dan melakukan MOU dengan Kominfo dalam rangka gerakan internet sehat ,” tutupnya.

Baca Juga  Kasat Pol PP Laporkan Oknum Penjual Barang Sitaan, Kasusnya Ditangani Polisi

Penulis. : Jefri Yulianto
Editor : Budi
Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakWalikota Malang Serahkan Alsintan
Artikulli tjetërBNI Syariah Peduli Kasih Entas 10.000 Dhuafa Buta Aksara Al-Quran

Tinggalkan Balasan